ITMG Bukukan Pendapatan US$ 748,78 Juta

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) mencatatkan kenaikan pendapatan di semester pertama tahun 2017 sebesar 22,85% menjadi US$ 748,78 juta. Sebelumnya, perseroan mencatatkan pendapatan di priode yang sama tahun lalu sebesar US$ 609,47. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Seiring dengan kenaikan pendapatan ITMG, Laba perusahaan juga terkerek sebesar US$ 105,29 juta di semester kedua tahun 2017 ini. Laba tersebut naik sebesar 188% jika dibandingkan dengan laba perusahaan di periode sama tahun sebelumnya yakni sebesar US$ 34,48 juta. Beban penjualan perusahaan mencatatkan penurunan sebesar 12% ke angka US$ 41,04 juta. Sementara biaya keuangan juga mencatatkan penurunan sebesar 51% dari menjadi sebesar US$ 267 ribu.

Harga saham ITMG ditutup menguat ke level 20.500 atau naik sebesar 75 poin dari pembukaan sebelumnya. Tahun ini, PT Indo Tambangraya Megah Tbk menargetkan produksi batubara sebanyak 26,2 juta ton. Maka untuk memenuhi target tersebut, perseroan juga menganggarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sebesar US$ 38 juta atau sama dengan tahun lalu. Menurut Yudha Gautama, analis Mandiri Sekuritas, saham ITMG masih layak untuk di koleksi investor. Pasalnya, berbicara kinerja keuangan, ITMG masih cukup positif.

BERITA TERKAIT

Samindo Resouces Siapkan Capex US$ 13,8 Juta - Tingkatkan Kapasitas Produksi

NERACA Jakarta - PT Samindo Resources Tbk (MYOH) di tahun ini akan meningkatkan belanja modal atau capedital expenditure (capex) hingga 300%…

Ace Hardware Siapkan Capex Rp 200 Miliar - Targetkan Pendapatan Tumbuh 10%

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) Rp 200 miliar. Dana…

Link Net Buyback Saham 216,03 Juta Saham

Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT Link Net Tbk (LINK) sepakat untuk memberi kewenangan kepada manajemen…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pasar Reksadana Marak di Tahun Politik

Di tahun politik saat ini, invetasi reksadana masih menjadi pilihan utama bagi para investor pasar modal. Oleh karena itu, manajer…

BNI Rilis Convertible Bond Rp 2 Triliun

Dalam rangka perkuat modal, PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk akan mengeluarkan obligasi yang bisa dikonversi atau convertible bond guna…

BUMD dan Swasta di NTB Didorong Go Public

NERACA Mataram – Perbanyak jumlah emiten di pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) aktif melakukan roadshow dan edukasi pasar…