Air Mancur Bakal Rayakan Ulang Tahun Monas

Monumen Nasional (Monas) akan merayakan hari ulang tahunnya yang ke-42 pada Agustus ini. Peringatan peresmian tugu setinggi 132 meter tersebut pun bakal dirayakan meriah dengan panggung hiburan serta air mancur khusus.

Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf menyatakan dalam rangka HUT Monas, pada 12 Agustus ini warga Jakarta akan ada hiburan baru yaitu Monas Djakarta’s Fountain. "Airmancur bergoyang ini sejak 2005 sudah tidak berfungsi dan tidak ada yang memperhatikan keberadaannya," ujar Triawan dalam unggahan dirinya di akun Instagram pribadinya.

Triawan menyatakan gagasan untuk membangkitkan kembali air mancur itu berdasarkan prakarsa bersama antara mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat, Kepala Kantor Pengelola Kawasan Monas Sabdo Kurnianto, hingga komposer ternama Addie MS.

"Idenya kira-kira sebulan yang lalu, atas prakarsa bersama Pak Ahok [Basuki Tjahaja Purnama], Pak Djarot, Pak Sabdo pimpinan taman Monas, Addie MS, Keluarga Harry Kiss dan Pak Reza. Mereka bersama-sama membangun kembali airmancur Monas yang lama tidak berfungsi," ujar ayah kandung dari penyanyi Sherina Munaf.

Selain air mancur, peringatan ulang tahun Monas itu pun akan dimeriahkan penyanyi Vidi Aldiano dan adiknya yang juga penyanyi sekaligus musisi Vadi Akbar. Kakak beradik itu merupakan putra dari Harry Kiss, pengusaha tata suara yang juga menggagas pembangkitan kembali air mancur itu.

"Pak Ahok dan Pak Djarot memberikan dana pribadi untuk beli kabel, lampu dan membenahi instalasi, pak Sabdo dan timnnya yang membongkar dan membenahi kembali air mancur yang sudah sangat parah kondisinya. Sedangkan kami, keluarga Kel Harry Kiss menyumbang sound system V8Sound, menghidupkan kembali Aquascan juga menciptakan system Magic Keyboard, yaitu Tuts piano yang kami ubah fungsinya untuk mengontrol gerakan airmancur, Pak Addie MS memberikan lagu-lagu karya orkestranya untuk diputar di Monas, dan terakhir Pak Reza memberikan fasilitas umum seperti toilet sekelas toilet hotel dan kebutuhuhan dasar untuk pengunjung yang datang," ujar Vidi dalam gladi bersih seperti dikutip dari Instagram milik Triawan.

Vidi dan Vadi menyatakan magic keyboard yang akan membuat air mancur seakan menari itu merupakan ide dari ayahnya, Harry Kiss. Harry yang memiliki nama lengkap Harry Aprianto Kissowo adalah seorang insinyur elektro yang sukses membangun kerajaan bisnis tata suara.

Vadi yang juga mengikuti jejak ayahnya menjadi seorang ahli elektronik itu mengatakan setiap satu tombol tuts dari Magic Keyboard ditekan, itu akan mengaktifkan nozzle-nozzle dan pompa di Monas Djakarta’s Fountain (MDF), sehingga untuk sinkronisasi lagu dan pertunjukan MDF akan mudah pengoperasiannya "Ini pertama di dunia," ujar Vadi yang baru lulus dari Fakultas Teknik Universitas Indonesia pada Juni silam.

Vidi mengatakan kelebihan pengontrolan Magic Keyboard itu pun akan dipatenkan, karena lagu apapun bisa dimainkan dan di-arransemen sesuka hati, berbeda dengan yang sudah tersistem lewat komputer. Monas dibangun di era kepemimpinan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno. Monumen dengan pucuk lidah api berlapis emas di puncaknya itu dibangun guna mengenang perjuangan rakyat Indonesia merebut kemerdekaan.

BERITA TERKAIT

Tiga Rekomendasi Untuk Penataan Ulang Regulasi Indonesia

Oleh: Maria Rosari Para pakar hukum tata negara dalam Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara mencatat setidaknya terdapat lebih dari 62.000…

FWD Life Dukung Industri Musik Tanah Air - Jadi Official Insurance Partner

NERACA Jakarta – PT FWD Life Indonesia (FWD Life) resmi menjadi official insurance partner untuk salah satu acara konser terbesar…

Lagi, Matahari Buka Tiga Gerai di Akhir Tahun

PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) bakal membuka dua gerai department store di  bulan November ini serta satu gerai specialty store Nevada pada  Desember di tahun 2017 ini. …

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Menjelajahi Pulau Paling Ujung Selatan Indonesia

Dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote" Masih lekat dalam ingatan sepenggal lirik dari lagu iklan mie instan…

Ambon Menuju Kota Musik Dunia

Pemulihan Kota Ambon terus dilakukan pasca konflik silam. Kini Ambon terus berlari untuk menobatkan diri sebagai "Kota Musik" dunia."Ambon manise",…

Parade Budaya Bahari di Wakatobi

Siang itu panas terik sinar matahari terasa menyengat kulit. Jam di tangan menunjukkan pukul 14.00 WITA. Saya pun mempercepat langkah…