Tips Menanam Anggrek

Sabtu, 14/01/2012

Neraca. Pada dasarnya ada beberapa kondisi optimal yang menyebabkan tanaman anggrek tumbuh dengan baik. Kondisi tersebut berkaitan dengan cahaya matahari, suhu, angin, dan air.

Cahaya Matahari

Cahaya matahari sangatlah penting bagi anggrek, karena merupakan sumber energi yang bermanfaat dalam proses fotosintesis. Dilihat dari kebutuhan cahaya ada tiga kelompok; anggrek yang tumbuh baik dengan 100% cahaya matahari (Arachnis, Renanthera, Vanda), anggrek yang setengah ternaungi atau memerlukan 40-50% cahaya matahari (Cymbidium, Oncidium, Vanda, Dendrobium, dan Cattleya), dan anggrek yang tumbuh baik di daerah yang ternaungi (teduh) atau hanya memerlukan cahaya matahari kurang dari 25% (Paphiopedilum dan Phalaenopsis).

Ketinggian Tempat

Pada umumnya tanaman anggrek tumbuh di daerah tropis. Meskipun demikian, ketinggian tempat ikut menentukan pertumbuhannya. Berdasarkan ketinggian tempatnya, anggrek dibagi menjadi tiga golongan; Pertama, di dataran tinggi dengan ketinggian 1.001 m dpl (dari permukaan laut) seperti; Cymbidium, Miltonia, dan Paphiopedilum. Kedua, di dataran sedang dengan ketinggian 501-1.000 m dpl (Dendrobium, Cattleya, Phalaenopsis, dan Oncidium). Ketiga, di dataran rendah dengan ketinggian sampai 500 m dpl (Arachnis, Renanthera, dan Vanda).

Sirkulasi Udara

Sirkulasi atau aliran udara yang terus-menerus ini berguna untuk pergantian udara di permukaan daun dan akar. Sirkulasi udara yang terlalu kencang dapat menyebabkan anggrek mengalami dehidrasi karena air di permukaan daun dan akar mudah terbawa hembusan angin. Sebaliknya jika udara tidak berhembus, maka proses respirasi dan fotosintesis tidak akan berjalan dengan baik.

Kelembaban Udara

Kelembaban udara paling baik untuk tanaman anggrek yakni tidak kurang dari 70 %. Pada kelembaban udara sekitar 50 %, anggrek dapat tumbuh dengan cukup baik, tetapi tidak sebaik pada kelembaban 70 %. Kelembaban tinggi bukan berarti anggrek akan tumbuh dengan baik jika akarnya terendam air. Jika pada kondisi kering, maka kebutuhan tanaman anggrek terhadap air akan sulit terpenuhi dan juga rentan pada serangan penyakit dan dehidrasi.

Fotoperioditas

Fotoperioditas adalah lamanya pencahayaan matahari terhadap tanaman anggrek. Pembungaan pada anggrek salah satunya dipengaruhi oleh hal ini. Lama atau sebentarnya pencahayaan terhadap tanaman anggrek akan berpengaruh pasa sintesis hormon florigen (hormon tumbuh yang memacu pembentukan bakal bunga).