Jawa Tengah Andalkan Karimunjawa Rayu Wisatawan China

Kepulauan Karimunjawa di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng) menjadi salah satu objek wisata andalan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk membidik peningkatan jumlah wisatawan asal China mulai tahun depan. "Karena China tidak mempunyai pantai yang bagus, jadi mulai tahun depan kami akan membidik wisatawan China," kata Kepala Bidang Pemasaran Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Jateng Trenggono, dikutip dari Antara, Senin (5/6).

Ia menilai, wisatawan China sangat senang berlibur ke pantai. Namun kurang tertarik untuk menyaksikan budaya masyarakat setempat. Oleh karena itu, Karimunjawa yang memang seutuhnya menawarkan keindahan wisata bawah laut disodorkan kepada wisatawan negara tirai bambu. "Apalagi Karimunjawa dekat dengan Semarang yang memiliki peninggalan Panglima Cheng Ho yaitu kelenteng Sam Po Kong. Jadi wisatawan China memiliki ikatan emosional," jelasnya.

Trenggono menuturkan, tahun depan Pemerintah Provinsi Jateng akan berupaya ikut kegiatan promosi wisata di China. Selain menyiapkan materi pemasaran dalam bahasa Mandarin, laman Karimunjawa juga akan dilengkapi dengan bahasa tersebut. Satu-satunya kendala bagi Pemerintah Provinsi Jateng menyedot wisatawan China ke Karimunjawa adalah belum adanya penerbangan dari China menuju bandara-bandara di Jawa Tengah. Ia menyebut untuk menuju Karimunjawa, wisatawan harus transit terlebih dulu di Jakarta, Bali, atau Batam dan melanjutkan penerbangan ke Semarang.

Namun, ternyata ada juga lho penerbangan yang bisa mengantarkanmu langsung ke Bandara Udara Dewadaru, Jepara dengan pemberangkatan dari Surabaya atau Semarang. Rupanya, rute ini sudah ada sejak tahun 2015 lalu dan difasilitasi pesawat perintis dari maskapai milik Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, Susi Air. Penerbangan ini dilayani dua kali dalam satu Minggu, yaitu pada hari Kamis dan Jumat.

Related posts