TEATER FEUI “A MIDSUMMER NIGHT`S DREAM”

Neraca. A MIDSUMMER NIGHT`S DREAM merupakan karya William Shakepeare yang digali oleh sang sutradara untuk mengisahkan cerita dengan gaya masing-masing para pemainnya tanpa merubah dari tujuan isi buku tersebut, menurut Alfian Siagian, sutradara. Diperankan oleh Noven Dwi R sebagai Theseus dan Zinna Letisha sebagai Hipolyta pendamping gubernur dan Faisal Basri, MA sebagai Theseus tua serta pemeran lainnya.

Bertempat di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Berawal persiapan Gubernur Theseus bersama Hipolyta sedang mempersiapkan pesta pernikahan mereka, tetapi mereka dikejutkan oleh laporan Egeus yang mendakwa Hermia, putrinya karena menolak dijodohkan dengan Demetrius karena lebih memilih Lysander, kekasih hatinya. Hermia akan mendapat hukuman bila menolak Demetrius. Lalu Egeus meminta Hermia harus telah menentukan pilihannya ketika pesta pernikahan Gubernur.

Gubernur ingin dalam pestanya diadakan sandiwara, lalu Patil yang memimpin sandiwara. Di lain sisi, didalam hutan Oberon dan Titania penghuni hutan berperan sebagai peri. Lalu Oberon menyuruh Pek bahwahannya untuk mengoleskan bunga ajaib pada Titania. Bunga ini dapat membuat orang jatuh cinta pada orang yang pertama kali dilihatnya ketika bangun tidur. Pek juga diminta untuk mengoleskan bunga ajaib pada Demetrius.

Tetapi Pek salah mengoleskan bunga ajaib yang membuat kondisi menjadi sedikit menggelitik. Dimana Demetrius dan Lisander memuja Helena. Kekacauan itu semakin bertambah ketika Pek menyihir Kumpar menjadi keledai yang membuat teman-temannya kabur. Dalam kesendirian Kumpar bernyanyi dan membangunkan Titania yang terkena bunga ajaib.

Sebuah harapan dan impian yang dapat dipadukan dan direalisasikan dalam panggung-panggung Teater yang tampaknya mulai bergeliat. Menurut sutrada, Alfian Teater ini adalah awal FEUI memasuki dunia teater Indonesia yang lebih luas. Latihan yang dilakukan secara penuh selama 3 bulan. Menurut Faisal Basri, saya baru malam diberitahu dan langsung ikut latihan. Di sini FEUI mulai menunjukkan kiprah awalnya untuk melangkah kedalam dunia Teater Indonesia, cerita Alfian Siagian.

Related posts