Asiknya Menjelajah Dataran Tinggi Dieng

Neraca. Dieng merupakan dataran tinggi pegunungan yang berada di daerah wonosobo, Jawa Tengah. Disanah berbagai obyek wisata alam banyak terhampar luas. Berbagai pilihan obyek wisata menjadikan para pengunjung dapat memilih obyek yang diinginkan. Di antara obyek wisata itu adalah Dieng, Kawah, Telaga Warna, Agrowisata Tambi dan Telaga Menjer.

Salah satu yang cukup terkenal adalah Dieng. Nama Dieng berasal dari bahasa sansekerta yaitu "Di" yang berarti "tempat yang tinggi" atau gunung dan Hyang" dari kata khayangan yang artinya tempat para dewa dewi. Maka Dieng berarti daerah pegunungan dimana para dewa dan dewi bersemayam.

Dari sumber lain yang didapat mengatakan, nama Dieng berasal dari kata-kata dalam bahasa Jawa "adi" yang berarti indah dan "aeng" yang berarti “aneh”. Jadi Dieng berarti tempat yang indah dan penuh dengan keanehan. Di atas gunung ini terdapat berbagai komplek candi. Dieng merupakan sebuah desa di wilayah kecamatan kejajar dan berbatasan dengan kabupaten Banjarnegara. Kawasan ini terletak sekitar 26 km di sebelah utara kota Wonosobo. Jalannya berbelok-belok dan menanjak sehingga pengendara perlu ekstra hati-hati.

Di sebelah kiri dan kanan jalan tampak pemandangan yang menakjubkan. Akan tetapi harap hati-hati sebab banyak terdapat jurang dan tikungan tajam. Dengan kondisi seperti ini, pastikan kendaraan dalam keadaan baik dan optimal. Melihat jalan raya yang tidak terlalu besar dan tanjakan tajam, sehingga hanya kendaraan yang sedang dan tidak terlalu besar yang bisa jalan dengan mulus, seperti micro bus dengan ukuran 20-30 orang. Untuk mencari tahu lebih banyak tentang Dieng di sanah di dekat sudut selatan lapangan kota terdapat pusat informasi bagi wisata dimana anda dapat meminta informasi lebih lanjut.

Saat mendekati alam Dieng, suhu udara akan semakin rendah, jadi pastikanlah pakain dan jaket anda harus cukup tebal dan hangat. Jangan sekali-kali menggunakan pakain tipis yang nantinya akan membuat susah diri anda sendiri. Hal itu lantaran karena udara di sanah sangat dingin sekali. Untuk suhu sekitar 15 derajat celcius di siang hari dan 10 derajat di malam hari. Pada saat-saat tertentu di kawasan Dieng sering mengalami musim yang paling dingin sekitar bulan Agustus dan September, pada saat itu cuaca di Dieng bisa mencapai -3 derajat celcius atau bahkan butir-butir es bisa turun bila suhu terlalu dingin. Untuk para pengunjung yang hendak menikmati matahari terbit (sunrise) pengunjung setidaknya harus berangkat mulai jam 04.00 WIB dari pusat kota wonosobo menuju lokasi pengamatan sunrise. Selain itu, disanah juga terdapat pendopo yang tinggi agar bisa tampak lebih jelas mengamati moment matahari terbit di antara pegunungan-pegunungan, aroma segar di pagi hari sering memberikan kesan yang sangat alami dan disertai bau belerang, karena di kawasan itu memang banyak terdapat kawah aktif.

Bila dilihat dari kejauhan, kawasan Dieng tampak seperti puncak gunung yang patah sehingga menyisakan dataran dengan banyak kawah. Itulah sebabnya dieng dinamai dengan Plateau yang berarti dataran di atas pegunungan. Kawasan dataran tinggi Dieng merupakan salah satu kawasan pariwisata andalan kabupaten wonosobo. Di tempat ini terdapat berbagai obyek wisata berupa obyek-obyek wisata alam dan budaya berupa peninggalan masa lampau berupa candi-candi dan benda-benda arkeologi.

Dieng Plateau dikelola oleh dua kabupaten yaitu wonosobo dan Banjernegara. Garis batas pemisah anatar kedua kabupaten ini tepat membelah Dieng Plateau. sehingga obyek-obyek yang ada di sana juga terbagi, ada yang masuk wilayah wonosobo dan ada yang masuk wilayah Banjarnegara. namun karena kondisi geografis sedemikian rupa, maka Dieng Plateau lebih mudah dijangkau dari wonosobo. Terlebih lagi, kemungkinan besar arah wisatawan hanya tinggal menuju utara untuk ke Dieng, yang jaraknya kira-kira hanya 26 km. Memang terkadang agak sedikit menyulitkan karena harus membayar dua kali bila memasuki kedua wilayah kabupaten.

Lokasi

Terletak di kawasan Dieng, dikelola oleh dua kabupaten yaitu, kabupaten wonosobo dan kabupaten Banjarnegara. Meskipun sebenarnya Dataran Tinggi Dieng terletak di antara perbatasan tiga kabupaten, yaitu kabupaten Pekalongan, kabupaten wonosobo dan kabupaten Banjarnegara, provinsi Jawa Tengah, Indonesia.

Akses

Akses yang paling mudah untuk ke dataran tinggi Dieng melalui Wonosobo, karena disanah jalannya cukup baik dan mulus. Akan tetapi kendaraan besar tidak dapat masuk ke wilayah tersebut mengingat medan yang curam. Pastikan kendaraan dalam kondisi optimal. Hal ini disebabkan medan jalan yang akan dilalui cukup berliku dan menanjak. Tak jarang di tepi kanan atau kiri jalan bersebelahan dengan jurang yang dalam.

Harga Tiket

Harga tiket memasuki kawasan wisata lembah Dieng sebesar Rp. 2.000,-/orang. harga ini belum termasuk tarif mengunjungi obyek-obyek wisata seputar kawasan ini. Harga tiket masuk obyek wisata komplek candi Arjuna dikenakan biaya Rp. 6.000,-/orang. adapaun untuk harga tiket terusan untuk masuk ke semua obyek wisata sebesar Rp. 12.000,-/orang, dan sudah termasuk asuransi jasa Raharja.

Jam operasional

24 jam setiap hari

Fasilitas

Mushalla, toilet, lahan parkir luas, rumah makan, losmen/penginapan, pasar berjualan cenderamata serta produk makanan khas Dieng, seperti sayuran, buah carica dan jamur khas Dieng. (shiddiq/dbs)

Related posts