Shell Pelumas No 1 di Dunia - Kline & Company :

NERACA - Pelumas Shell dinobatkan sebagai pelumas nomor satu di dunia selama lima tahun berturutturut, demikian hasil penelitian terbaru Kline & Company (“Kline”). Hasil penelitian yang dilakukan Kline terhadap pasar pelumas global ini menginformasikan bahwa Shell menguasai lebih dari 13% pangsa pasar dilihat dari volume pada 2010, dua persen diatas pesaing terdekatnya.

Dr. Johari Jalil, General Manager Commercial Fuel and Lubricants Shell Indonesia mengatakan, “Lima tahun berturut-turut menjadi nomor satu adalah prestasi yang luar biasa. Hal ini menunjukkan bahwa strategi kami yang memfokuskan teknologi terdepan dan hubungan yang kuat dengan pelanggan telah memberikan hasil yang baik. Shell memiliki lebih dari 200 peneliti dan staf yang bekerja untuk pengembangan teknologi pelumas, lebih dari 300 penasehat teknis yang bertugas di garda depan dan lebih dari 1000 sales profesional, kesemuanya bertugas memberikan solusi yang kompetitif bagi pelanggan kami. Tanpa diragukan lagi, kesuksesan mereka menjadi signifikan untuk pertumbuhan yang bekelanjutan dan kepemimpinan brand kami.”

Selain mempertahankan posisi kepemimpinannya di tahun 2010 atas dasar volume secara keseluruhan, Shell juga menempati urutan teratas dalam kategori pelumas bermerek. Dr. Johari Jalil mengatakan pendekatan khas Shell dalam penjualan pelumas melalui distributor adalah pembayaran dividen. “Pada tahun 2010, volume rata-rata distributor global kami telah lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun 2009.”

Permintaan global untuk pelumas secara keseluruhan tumbuh sekitar 6% sejak 2009 – mengindikasikan adanya sedikit pemulihan dari resesi. Menurut Kline, kawasan Asia-Pasifik tetap menunjukkan pertumbuhan volume paling kuat pada tahun 2010, akibat dari pergeseran yang terjadi pada produksi otomotif. Shell berhasil mencatat pertumbuhan volume yang kuat di Cina dan mempertahankan posisi teratas sebagai pelumas internasional.

Kline juga menyebut Asia Pasifik sebagai kawasan utama dalam pasar pelumas dilihat dari volume (43% dari permintaan global), dengan Shell sebagai pemimpin pasar di antara multinasional lainnya di kawasan tersebut. China Japan, India and Korea Selatan merupakan pasar utama di kawasan Asia Pasifik (dalam hal permintaan/demand) diikuti oleh Indonesia, Thailand, Australia dan Pakistan.

Indonesia disebut Kline sebagai salah satu negara penting dengan pertumbuhan ekonomi yang signifikan. Kline memprediksikan pasar pelumas di Indonesia akan bertumbuh menjadi sekitar 6% selama periode 2010 – 2020.

Ke depan, Kline memproyeksikan pertumbuhan akan lambat untuk pasar global secara keseluruhan, namun Kline mengidentifikasi akan adanya peluang pada tingkat negara dan produk. Pertumbuhan terkuat diperkirakan ada di negara-negara BRIC (Brasil, Rusia, India dan Cina) serta Korea Selatan, dengan Cina sebagai "mesin pertumbuhan" industri.

Permintaan untuk pelumas di Cina diproyeksikan akan tumbuh sebesar 5% antara tahun 2010 dan 2020. Sementara itu, selama periode yang sama Kline memprediksi bahwa permintaan pelumas di India akan tumbuh antara 3% dan 5%.

Studi penelitian tahunan yang dilakukan Kline juga memperlihatkan kenaikan permintaan konsumen akan pelumas sintetis. Pelumas jenis ini dipercaya konsumen dapat membantu meningkatkan efisiensi energi dan memperpanjang usia peralatan.

BERITA TERKAIT

Negara Asia Pasifik Siapkan Rencana Aksi Bersama Industri 4.0 - Terkait Dunia Usaha

NERACA Jakarta – Pemerintah Republik Indonesia bersama United Nation Industrial Development Organization (UNIDO) akan menyelenggarakan Konferensi Regional Pembangunan Industri ke-1…

Inovasi KLHK Top 40, Wakili Indonesia di Kompetisi Dunia

Inovasi KLHK Top 40, Wakili Indonesia di Kompetisi Dunia NERACA Jakarta - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) meraih penghargaan…

Membangun Reputasi Minyak Sawit di Pasar Dunia

Oleh: Risbiani Fardaniah "Ini bukan tentang kesehatan, bukan tentang lingkungan. Ini soal reputasi," kata Pietro Paganini, seorang peneliti dari John…

BERITA LAINNYA DI OTOMOTIF

Sepanjang Oktober, All New Honda Brio Terjual 6.703 Unit

Setelah memulai pengiriman perdananya pada tanggal 13 Oktober 2018, All New Honda Brio meraih penjualan sebanyak 6.703 unit sepanjang bulan…

Volkswagen-Ford Berunding Mobil Listrik dan Swakemudi

Volkswagen AG dan Ford Motor Co tengah melakukan pembicaraan terkait kemungkinan kerjasama untuk mengembangkan kendaraan swakemudi dan listrik dalam sebuah…

Pasar Mobil Premium RI Diyakini Bakal Berkembang

BMW Group Indonesia merasa optimistis pasar mobil kelas premium akan terus berkembang di Tanah Air. Ada berbagai faktor yang melatarbelakangi…