Tim Indonesia Berangkat Ke Kontes IT Travelers Go!

Neraca.Taiwan mengadakan kontes yang diikuti oleh berbagai negara diantaranya, Indonesia, Vietnam dan India. Masing-masing negara atau tim diwakili sebanyak empat orang. Kontes tersebut memperebutkan hadiah sebanyak US$ 20.000, angka nominal yang cukup besar bagi para pemenang nantinya. Bukan hanya itu saja, para peserta akan dilengkapi dengan paket perangkat TI senilai lebih dari USD$ 2.500 dari berbagai merek Taiwan yang cukup terkenal.

Para peserta akan memulai perjalanan selama 21 hari ke empat negara dan masing-masing tim memiliki kesempatan untuk memenangkan hadiah utama sebesar USD$ 20.000 dari pihak penyelenggara. IT Travelers Go! merupakan program Taiwan Excellence dalam meningkatkan kualitas hidup para konsumen, dengan menggunakan teknologi terbaik melalui produk TIK, yang diprakarsai oleh TAITRA yang merupakan departemen kementerian ekonomi Taiwan.

Acara yang diselenggarakan ini, sebenarnya bila dilihat secara mendalam merupakan kegiatan ajang memperkenalkan produk teknologi yang bisa dipergunakan dalam berbagai kondisi sehari-hari. Para kontestan dibekali berbagai alat teknologi untuk mencatat dan menceritakan serta mengambil gambar, baik foto maupun rekaman video. Semua hasil catatan tersebut langsung dikirim melalui jejaring social yang langsung bisa dilihat. Para penonton yang mengikuti dan memiliki team favorit kesayangannya bisa berpartisipasi langsung dengan memberi komen dan dukungan melalui jejaringan social seperti di facebook.

Berbagai produk buatan Taiwan menghiasi dan menemani para kontestan untuk membantu tugas mereka dalam perjalanan tersebut. Kontes yang diadakan oleh Taiwan untuk tingkat asia adalah sebuah ajang promosi dari produk teknologi buatan Taiwan iut sendiri. “Kami ucapkan selamat kepada para kontestan yang sedang berjuang meraih kemenangan. Selain itu, produk teknologi yang digunakan dalam kontes itu adalah produk buatan Taiwan yang hendak kami perkenalkan kepada masyarakat,” menurut Walter Yeh ( Executif VP TAITRA), Andrew Hsia.

Cukup menarik dari Indonesia, memiliki tim yang mendapat kesempatan untuk meraih hadiah US$ 20.000 dan mendapatkan produk teknologi yang memiliki kecanggihan sesuai dengan kondisi saat ini. Setiap tim terdiri sekitar 6 orang yang mewakili tiap negaranya pada ajang kontes IT ini. Para kontestan sebetulnya sangat bergantung pada hasil dari dukungan publik baik dari negaranya maupun orang lain, dengan memberikan komen positif terhadap laporan perjalanan mereka yang ditulis melalui jejaring sosial.

Para kontestan dilengkapi dengan handphone kamera yang memiliki kelengkapan untuk internet, sehingga bisa dipergunakan langsung. Seperti ketika 1 tim berada di suatu lokasi yang menarik, mereka harus memfoto lokasi bersama dengan gambar mereka dan langsung di upload melalui hp/laptop kejejaring sosial, sehingga publik dapat mengetahui perjalanan mereka sudah sejauh mana.

Selain itu, mereka diwajibkan untuk menceritakan hal-hal yang menarik ketika mereka berkunjung disuatu lokasi perjalanan kedalam tulisan di status mereka lewat jejaring sosial yang telah tersedia, sehingga publik bisa langsung mendukung dengan meng-add dan memberi support kepada teamnya itu.

Sebenarnya, acara ini merupakan ajang promosi dan penjualan produk baru dari Taiwan, hanya saja bentuk dari marketing yang disajikan sedikit lebih ke arah fun dan game. Akan tetapi tujuannya tidak lain untuk melakukan promosi dan memperkenalkan produk IT terbaru dari Taiwan, sehingga produk mereka bisa dengan leluasa masuk keberbagai negara dan dikenal oleh masyarakat. ”Semoga para peserta dari tiap team diari beberapa negara dapat memenangkan kontes IT Travelers Go! yang kedua pada tahun ini dan ditemani oleh produk IT buatan Taiwan,” menurut, Cathy Sharon, ambassador IT Travelers Go!

Ternyata, kini produk IT ditawarkan melalui berbagai ivent untuk memperkenalkan berbagai produk terbaru mereka. Persaingan dari perusahaan-perusahaan industri IT dari berbagai perusahaan dan negara ternyata menciptakan daya kreatif dan inovatif pula untuk menjual produk mereka. Perusahaan IT dari negara Taiwan mendapat dukungan yang kuat dari pemerintah mereka untuk menjembatani kerjasama dan penjualan produk mereka dengan pemerintah diberbagai negara yang mereka tuju.

Persaingan bisnis IT ini ternyata telah berlangsung lama melalui metode-metode ini, dengan melakukan inovasi promo melaui berbagai kerjasama dengan pihak pemerintah dan swasta di negara lain. Ternyata, promosi seperti ini cukup menarik perhatian dan mendapat respon yang baik dari masyarakat dan pemerintah.

BERITA TERKAIT

Penilaian IGJ - Dua Aspek Lemahkan Indonesia Dalam Perdagangan Internasional

NERACA Jakarta – Peneliti senior Indonesia for Global Justice (IGJ) Olisias Gultom menilai, terdapat dua aspek yang membuat lemah Indonesia…

Kontribusi Manufaktur Masih Besar - Pemerintah Bantah Terjadi Deindustrialisasi di Indonesia

NERACA Jakarta – Kontribusi industri manufaktur Indonesia sebagai penopang perekonomian dinilai masih cukup besar. Hal ini terlihat melalui pertumbuhan sektor,…

Anehnya Boikot Uni Eropa Terhadap Sawit Indonesia

      NERACA   Jakarta – Industri kelapa sawit Indonesia menjadi penopang terhadap perekonomian. Data dari Direktorat Jenderal Pajak…

BERITA LAINNYA DI TEKNOLOGI

HTSnet Sediakan layanan Internet Murah Untuk UKM

PT Hawk Teknologi Solusi (HTSnet)  menyediakan layanan internet Turbo Fiber yang ditujukan bagi Usaha Kecil Menengah (UKM) agar dapat membantu…

Software Bajakan Disebut Sulit Dibrantas di Indonesia

Maraknya penggunaan software tidak berlisensi atau bajakan untuk kebutuhan bisnis maupun perorangan sudah semakin meresahkan. Berdasarkan data dari BSA I…

Jelang Pilpres, 771 Konten Hoax Warnai Dunia Maya

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo)mengidentifikasi 771 hoax pada periode Agustus 2018 hingga Februari 2019 di jagat maya, paling banyak berkaitan…