The Fighter

Sabtu, 15/10/2011

Sutradara : David O. Russell

Skenario : Scott Silver, Paul Tamasy, Eric Johnson

Pemain : Mark Wahlberg, Christian Bale, Melissa Leo, Amy Adams

NERACA. Lingkungan kelas pekerja di Lowell, Massachusetts Inggris, diwujudkan secara detil sebagai tempat tinggal Mark Wahlberg, sebagai petinju kelas welter Micky Ward (tokoh ini memang benar-benar ada), menjadi pusat simpati penonton. Rasanya, semua yang menonton The Fighter akan berpendapat bahwa ini adalah film yang berkualitas.

Micky Ward adalah petarung tangguh di ring tapi, di luar ring, dia sosok yang pasif dan tidak berdaya melawan pengaruh ibunya yang juga manajernya (Melissa Leo) dan saudara laki-lakinya, Dicky (Christian Bale) merangkap pelatih Micky. Bisa dibilang, keduanya tidak berguna bagi Micky. Ibunya tidak punya ketajaman bisnis yang bisa membawanya ke pertarungan besar, sementara Dicky adalah pecandu narkotik yang tidak bisa diandalkan bahkan untuk hal-hal kecil.

Ibu dan Dicky adalah benalu, mereka hidup dari penderitaan dan rasa sakit Micky. Mereka bersatu untuk memanfaatkan Micky. Sang ibu dan Dicky adalah tokoh antagonis di film ini dan bukanlah para petinju yang menjadi lawan Micky. Jadi wajar jika Bale dan Leo seharusnya menampilkan sosok monster yang belum pernah mereka tampilkan sebelumnya.

Leo kehilangan aura kesungguhan dan hanya menampilkan karakter bom seks yang bisa bertahan di dunia laki-laki. Bale menyuguhkan penampilan yang cantik. Dengan menurunkan 30 pounds berat badannya, dia menampilkan Dicky yang merasa dirinya adalah jagoan penguasa lingkungan. Penampilan apik Bale datang dari observasi yang baik serta ketepatan secara fisik dan psikologis.

Sepanjang film, hanya seorang orang saja yang mendukung Micky. Dia adalah sang kekasih Charlene (Amy Adams). Walaupun menyenangkan, peran ini tidak memberi kesempatan bagi Adams untuk tampil menonjol.

Skenario film berdasar kehidupan nyata sebaiknya berdasar pada fakta yang benar-benar terjadi. Dan Wahlberg menampilkan karakter yang membuat kita peduli akan usahanya untuk menjadi pria mandiri dan lepas dari kungkungan ibunya dan Dicky, dan bukannya pertarungan di ring yang menjadi highlight The Fighter.