Tunggakan Pengusaha Galian C di Cianjur Rp 500 Juta

Dinas Perpajakan Daerah (Disperda) Kabupaten Cianjur merilis jumlah tunggakan para pengusaha galian C mencapai Rp 517.978.943. Kepala Disperda Kabupaten Cianjur Dadan Harmilan menjelaskan, angka besaran tunggakan tersebut terhitung sejak 2007 hingga 2010. Jumlah tersebut berasal dari sejumlah pengusaha galian C yang tersebar di beberapa kecamatan di Cianjur.

Berdasarkan data yang ada, Dadan mengatakan, nilai tunggakan terbesar berada di wilayah Kecamatan Cikalongkulon, yang mencapai Rp 366.000.000. Disusul Kecamatan Gekbrong sebesar Rp 103.504.630. Dadan menambahkan, terkait dengan persoalan tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Pertambangan (PSDAP) Kabupaten Cianjur. "Tentu untuk masalah ini kita berkoordinasi dengan dinas terkait, karena untuk mendata penunggak pajak galian, karena dinas pasti punya data riilnya," tuturnya.

Terkait dengan hal tersebut, Dadan menegaskan, pihaknya akan menindak

tegas bahkan menutup lokasi penambangan galian C."Kalau surat peringatan yang kita berikan dihiraukan, maka kita tidak akan memberikan toleransi. Tapi, kita berharap hal tersebut tidak terjadi, para pengusaha bisa segera menyelesaikan tunggakannya," pungkas dia.

BERITA TERKAIT

RS Darurat Wisma Atlet Terima Bantuan dari Donatur

Jakarta-Puluhan masyarakat dari berbagai elemen maupun perusahaan memberikan bantuan kemanusian kepada pasien dan tim medis maupun relawan yang menangani Covid…

20 Pasien ODP dan PDP RSD Wisma Atlet Negatif, Boleh Pulang

Jakarta-Sejak dibukanya Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet yang berada di Kemayoran Jakarta Pusat pada 23 Maret 2020, sampai Sabtu…

Dukung RS BUMN Perangi Covid-19, PT JIEP Bantu Ketersediaan Logistik RS Pelni

Dukung RS BUMN Perangi Covid-19, PT JIEP Bantu Ketersediaan Logistik RS Pelni NERACA Jakarta - Pengembang sekaligus pengelola Kawasan Industri…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Penerapan Social Distancing Skala Besar di Wilayah Jakarta Pusat

Jakarta- Warga RW 04 di Kelurahan Gunung Sahari Utara, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat,  melakukan pembatasan secara mandiri di lingkungannya…

Kinerja RS Darurat Wisma Atlet Menunjukkan Hasil yang Signifikan

Jakarta- Setelah Sabtu (4/4) sebanyak 20 orang yang tergolong ODP (Orang Dalam Pemantauan) dan PDP (Pasien Dalam Pemantauan) yang dirawat…

Pengusaha Peduli NKRI: Datangkan 80 ton Alat Kesehatan

Pengusaha Peduli NKRI: Datangkan 80 ton Alat Kesehatan  NERACA Jakarta - Sektor industri melalui Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN)…