Oknum Disdik AA, Coreng Reformasi Birokrasi

NERACA

Sukabumi - Kebalnya AA, oknum PNS dilingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi dari sanksi yang diatur PP No. 53/2010, terus disorotan mayarakat. Kasus in dinilai mencoreng reformasi birokrasi yang didengungkan pemerintah.

Seperti yang diungkapkan pada Neraca, kalai ini Dadang Spoandi, seorang aktifis LSM asal Cicurug menyatakan, dengan tidak adanya penelusuran terhadap AA oleh inspekltorat, bisa menimbulkan asumsi negarif terahadap Pemkab Sukabumi.

“Nantinya dikhawatirkan akan ada nada tudingan pilih kasaih dan pilih bulu. Kenapa PNS yang lain di pecat akibat melanggar aturan, tetapi oknum ini seakan tak tersentuh. Disisi lain juga akan menajdi kecemburuan sosial bagi PNS lain sehingga akan merusak tatanan pelayanan masyarakat, ” tegas dia.

Dadang menyebutkan, disiplin bagi PNS adalah hal yang mutlak. Apabla Sekda sebagai Kepala Sektretariat tidak tega, maka akan berdampak buruk terhadap kepemimpinannya, “ Seharusnya Sekda cukup memanggil saja Kepala Dinas Pendidikan, dan kemudian meminta Inspektorat untuk turun. Kalau terbukti, maka oknum AA bisa diberi sanksi.

Hal senada diungkapkan Tokoh Masyarakat Kab. Sukabumi, Herman. Dalam pandangan dia, kasus AA merupakan kasus yang unik dan menggelitik. Herman merasa heran akan ketegasan pihak Pemda akan kasus ini. “Masak sudah jarang ngantor tetapi tak ada tindakan dari Dinas maupun dari Pemda,” tandasnya.

BERITA TERKAIT

AIA DigiBuy, Perlindungan Asuransi Tanpa Harus Bertemu dengan Tenaga Pemasar

AIA DigiBuy, Perlindungan Asuransi Tanpa Harus Bertemu dengan Tenaga Pemasar NERACA Jakarta – Di tengah mewabahnya virus Covid-19, seluruh elemen…

Di Kota Sukabumi Satu Orang Dinyatakan Positif Covid-19

Di Kota Sukabumi Satu Orang Dinyatakan Positif Covid-19   NERACA Sukabumi - Walikota Sukabumi Achmad Fahmi mengakui satu warga asal Kota…

BPS: Sebanyak 1,6 Juta Penduduk Sumsel Akses Sensus Online

BPS: Sebanyak 1,6 Juta Penduduk Sumsel Akses Sensus Online   NERACA Palembang - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 1,6 juta…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Dukung RS BUMN Perangi Covid-19, PT JIEP Bantu Ketersediaan Logistik RS Pelni

Dukung RS BUMN Perangi Covid-19, PT JIEP Bantu Ketersediaan Logistik RS Pelni NERACA Jakarta - Pengembang sekaligus pengelola Kawasan Industri…

Pandemi Corona, PWI Jaya Peduli Bantu Sembako untuk Pekerja Harian

Jakarta-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DKI Jakarta melalui lembaga sosialnya, PWI Jaya Peduli turut berempati dan prihatin atas dampak negatif  pandemi…

AIA DigiBuy, Perlindungan Asuransi Tanpa Harus Bertemu dengan Tenaga Pemasar

AIA DigiBuy, Perlindungan Asuransi Tanpa Harus Bertemu dengan Tenaga Pemasar NERACA Jakarta – Di tengah mewabahnya virus Covid-19, seluruh elemen…