Pemkab Sukabumi Seakan Membiarkan PNS Bolos Kerja

Sukabumi - Semenjak dilaporkan ke polisi atas dugaan penipuan bermodus penurunan proyek APBN-P oleh sejawatnya sesama Kepala Sekolah, AA jarang melaksanakan aktifitasnya sebagai sekolah. Anehnya, Pemkab melalui Dinas Pendidikan setempat, seolah-olah membiarkannya, Padahal dalam UU N0 53 Tentang Dispilin PNS ditegaskan, PNS yang secara akumaltif meninggalkan pekerjaannya selama 40 bisa dipecat.

Menanggapi hal tersebut, sejumlah aktifis LSM di Sukabumi menyatakan seharusnya Sekda dan Bupati Sukabumi segera melakukan pemanggilan terhadap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Zaenal Mutaqien.

“Apabila dibiarkan terus menerus, maka PNS lainnya akan melakukan hal yang sama dalam pelanggaran disiplin. DIni tentunya akan menggangu pelayan terhadap publik,” tegas Bambang Rudianto, saat dimintai komenternya, Rabu (5/10).

“ Aneh ini. Saya heran siapa sih sebenarnya AA ini? Sehingga dia berani bolos kerja dan melakukan dugaan penipuan terhadap sejawatnya tetapi tidak terkena tindakan displin dari atasannya. Ini patut dicurigai dan dipertanyakan” ketus dia.

Bambang mencurigai, ketidakberanian atasannya menindak karena AA memiliki Back Up kuat di Pemkab Sukabumi, “ Kalau melihat fenomena ini, saya curiga AA ini memiliki hubungan dekat dnegan pejabat Kabupaten Sukabumi. Dan kami akan menelusuri. Soalnya hingga kini beluym terdengar Inspektorat melakukan penyelidikan terhadap AA atas dugaan pelanggaran displin PNS” ujar dia.

BERITA TERKAIT

Pemkab Lebak Targetkan Pembangunan Rusunawa Rampung Februari

Pemkab Lebak Targetkan Pembangunan Rusunawa Rampung Februari NERACA Lebak - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Banten, menargetkan pembangunan rumah susun sederhana…

Gangguan Perjalanan KRL Hambat Kerja Pegawai

Dalam sepekan ini seringkali terjadi gangguan perjalanan KRL Commuterline dari Bekasi ke Jakarta Kota di pagi hari. Ini jelas sangat…

KPU Kota Sukabumi Lakukan Seleksi Relasi

KPU Kota Sukabumi Lakukan Seleksi Relasi NERACA Sukabumi - Sebanyak 91 orang memenuhi persyaratan administrasi dalam seleksi penerimaan relawan demokrasi…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Legislator Kritisi Pembentukan Tim Akselerasi Pembangunan Jabar

Legislator Kritisi Pembentukan Tim Akselerasi Pembangunan Jabar NERACA Bandung - Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat (Jabar) Didin Supriadin mengkritisi…

Klaim Asuransi Kecelakaan Jasa Raharja Sukabumi Capai Rp20 Miliar Lebih - Sampai Desember 2018

Klaim Asuransi Kecelakaan Jasa Raharja Sukabumi Capai Rp20 Miliar Lebih Sampai Desember 2018 NERACA Sukabumi - Besaran klaim santunan kecelakaan…

Turis Lokal dan Asing Ramai Kunjungi TM Thamrin City

Turis Lokal dan Asing Ramai Kunjungi TM Thamrin City NERACA Jakarta - Trade Mall Thamrin City Jakarta kini semakin ramai…