Gen Set Alternatif Menerangi Desa Terpencil

Sabtu, 01/10/2011

NERACA. Semenjak tahun 1980-an, pemerintah telah mencanangkan listrik masuk desa. Era Soeharto yang memang memiliki rencana pembangunan bertahap pada setiap lima tahun sekali. Penerangan saat itu, terutama terpusat di ibukota dan kota-kota besar lainnya. Sesuai rencana maka pembangunan Pembangkit Listrik di beberapa titik daerah dilaksanakan. Pembangunan tersebut demi memberi pemrataan penerangan di seluruh daerah sehingga masyarakat dapat menikmati hasil pembangunan.

Sampai awal 1990-an perencanaan itu masih berlanjut terus memasuki daerah-daerah pinggiran dikota-kota besar. Saat terjadi krisis moneter 1996, semua pembangunan terhenti karena guncangan ekonomi yang merusak tatanan ekonomi Indonesia, termasuk pembangunan instalasi kelistrikan. Setelah melewati krisis ekonomi, maka Indonesia mulai bangkit kembali dan memperbaiki segala system perekonomian dan pembangunan daerah termasuk di sector kelistrikan.

Berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah saat ini, guna memenuhi kebutuhan masyarakat akan penerangan yang bersumber dari energi listrik terus di kerjakan. Melihat dana pembangunan yang masih terbatas, maka pihak pemerintah coba menghemat biaya pengeluaran untuk efisiensi. Upaya tersebut bukanlah untuk memberatkan masyarakat atau bahkan menghentikan pelayanan terhadap masyarakat di sector kelistrikan.

Pembangunan PLTA maupun PLTU dilaksanakan sesuai dengan kondisi daerah yang ada. Tentunya daerah-daerah yang tidak memiliki sumber yang mendukung akan kesulitan mendapatkan layanan listrik untuk penerangan didaerahnya. Hal tersebut tidaklah menyurutkan rencana pemerintah untuk melayani seluruh masyarakat di setiap daerah. Pemerintah dalam hal ini, PLN telah berupaya maksimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap listrik.

Akan tetapi dibutuhkan anggaran yang cukup besar untuk membangun suatu intalasi, dimana daerah tersebut tidak memiliki sumber alam yang mendukung untuk pembangunan PLTA, PLTU dan sejenisnya. Perkembangan teknologi dibidang kelistrikan kini telah mengalami kemajuan. Banyak perusahaan-perusahaan yang menawarkan kerjasama untuk pembangunan pasokan listrik guna melayani masyarakat. Salah satu mesin yang mampu beroperasi ditempat-tempat yang terpencil sekalipun, adalah Gen Set (generator).

Mekanisme genset itu sendiri bekerja apabila terjadi pemadaman listrik dari pusat (PLN) maka pada kondisi tersebut Generator-Set mensuplai tenaga listrik terutama untuk beban-beban prioritas. Genset dapat digunakan sebagai sistem cadangan listrik atau cadangan listrik yang digunakan sesuai kebutuhan pemakainya. Genset itu sendiri banyak ditemui dan digunakan untuk rumah sakit dan industri yang memiliki kebutuhan sumber daya listrik yang mencukupi penerangan di lokasi tersebut. Bahkan di daerah pedesaan yang tidak memiliki akses untuk pasokan listrik dari PLN.

Nah, genset inilah salah satu alternative untuk menerangi daerah-daerah yang sangat terpencil. Pemerintah telah memberikan perhatian khusus terhadap daerah-daerah terpencil seperti itu dengan mengalokasikan dana ataupun mesin-mesin genset untuk menerangi lokasi-lokasi yang dituju. Mesin diesel merupakan mesin yang membutuhkan pembakaran untuk menggerakkan motor sehingga bisa menyalurkan energi listrik yang dibutuhkan. Untuk dapat menghasilkan energi listrik, mesin diesel dihubungkan dengan generator dalam satu poros lalu poros itu dikopel dengan poros generator. Mesin tersebut, kini menjadi salah satu alternative untuk menerangi daerah-daerah terpencil. Kemajuan teknologi, kini telah dapat menekan penghematan bahan bakar untuk menghasilkan energi listrik itu sendiri.

Beberapa daerah terpencil antara lain di daerah Kalimantan pedalaman, beberapa titik di Sumatera dan Sulawesi, Papua serta Kepulauan Bangka Belitung. Pada daerah-daerah tersebut penggunaan mesin genset telah dilaksanakan, dalam menerangi lokasi-lokasi tersebut, terutama pada pedesaan yang belum atau tidak memiliki akses jaringan PLN. Penggunaan genset tersebut merupakan solusi alternative bagi pelayanan penerangan kepada masyarakat sehingga mereka dapat menikmati pula listrik di daerahnya. Namun hal itu, tidaklah menjadi target jangka panjang, karena saat ini pemerintah berusaha mencari solusi yang tepat, untuk pengalokasian instalasi kelistrikan, yang dapat menjangkau seluruh pelosok terpencil.