Pemkab Cianjur akan Bangun BLK Rp 36 M

NERACA

Cianjur - Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Cianjur berencana akan kembali membangun Balai Latihan Kerja (BLK). Hal ini di tunjukan untuk membina para calon tenaga kerja maupun para purna. Kesiapan tersebut sudah dalam bentuk ajuan.

“Hanya saja, hingga kini masih menunggu keputusan pusat termasuk soal anggaran pembangunan BLK. Dana untuk pembangunan BLK itu diusulkan mencapai Rp 36 miliar lebih,”demikian dikatakan Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisosnakertrans) Kabupaten Cianjur Mohammad Ginanjar.

Menurutnya, Pembangunan BLK di harapkan bisa menjadi pusat pembinaan bagi para calon tenaga kerja, bahkan pembinaan para purna TKI. Sedangkan harapan adanya BLK bisa menyediakan para calon tenaga kerja yang memiliki kemampuan yang diharapkan pihak perusahaan. Pembinaan yang beragam, disesuaikan dengan kebutuhan, sehingga, para calon tenaga kerja kita memiliki bekal terlebih dahulu sebelum memasuki dunia kerja.

Sementara bagi para purna TKI, lanjut Ginanjar, untuk menambah kemampuan yang dimiliki sehingga mampu mengubah pandangan mereka untuk menciptakan lapangan pekerjaan. Kita harus mengubah pemahaman soal memenuhi kebutuhan hidup, tidak hanya dengan mencari lapangan pekerjaan, tapi juga bagaimana kita menciptakan lapangan pekerjaan. Karena,dengan banyaknya lapangan pekerjaan tentunya menciptakan peluang penyerapan tenaga kerja,sehingga dapat mengurangi angka pengangguran di Cianjur.

Diharapkan, dengan adanya data TKI Cianjur yang bekerja di luar negeri mencapai 4.053 orang. Pihaknya masih mencari data akurat mengenai hal tersebut. Pasalnya, banyak TKI yang pergi ke luar negeri dengan memalsukan dokumen sehingga datanya tidak terekap baik di Dinas maupun di BNP2 TKI.

“Untuk itu kita selalu koordinasi dengan Pemerintah pusat kedepannya kita meminta agar PPTKIS untuk wajib membuat cabang di Cianjur. Sebab itu berkaitan dengan data dan selain itu antisipasi penanganan adanya tindak kekerasan yang akan diterima para tenaga kerja kita,” jelas Kepala Disosnajertrans Cianjur.

Sementara itu sejumlah elemen masyarakat Cianjur mewnyatakan dukungannya, apa yang diusulkan Pemda Cianjur untuk membangun BLK di daerahnya. Menurut mereka, keberadaan BLK sangat diperlukan mengingat selama ini Cianjur termasuk daerah paling besar jumlah warganya yang bekerja jadi TKW (Tenaga Kerja Wanita) atau TKI di luar negeri khususnya di Timur Tengah.

“Kami sangat mendukung untuk membangun BLK di Cianjur. Para calon TKI perlu life skill yang sesuai dengan peluang lapangan kerjanya. Sehingga diharapkan, tidak ada lagi korban penyiksaan di sana,”ujar Solihin, aktivis pemuda di Cianjur Selatan kepada Neraca.

Related posts