Trikomsel Anggarkan Capex Rp 40 Miliar

Peritel dan distributor produk komunikasi seluler, PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO) tampaknya masih menahan ekspansinya. Hal tersebut dapat terlihat dari dana belanja modal (capital expenditur/capex) yang dianggarkan pada tahun ini sekitar Rp 40 miliar.

Direktur Keuangan Trikomsel, Yuliana Samudra, mengatakan, jika melihat anggaran capex perseroan dalam kurun waktu dua tahun kebelakang (2013 dan 2014), perseroan memang selalu mengalokasikan capex sebesar Rp 40 miliar. Dan tahun ini, perseroan juga menganggarkan dana capex yang sama, yakni Rp 40 miliar,”Kita memegang prinsip kehati-hatian dalam mengalokasikan dana belanja modal. Di dua tahun terakhir ini, dana capex kita itu sekitar Rp40 miliar. Mungkin pada tahun ini, kita juga masih menganggarkan tidak jauh dari angka itu," ujarnya, di Jakarta, kemarin.

Menurut Juliana, dana capex tersebut akan digunakan perseroan untuk melakukan pengembangan usaha pada tahun ini. Dana akan digunakan untuk pengembangan sistem, pergantian laptop dan lain-lain. "Iya, dana capex dikeluarkan dalam rangka pengembangan usaha kami," ujar Juliana.

Dirinya menambahkan, adapun seluruh dana capex perseroan pada tahun ini akan berasal dari dana kas internal perseroan. Untuk itu, pihaknya pada tahun ini belum berencana untuk melakukan aksi korporasi dalam mencari pendanaan,”Dananya masih dari kas internal saja. Kalau aksi korporasi kita mungkin lebih ke lakukan pendirian perusahaan patungan dan lain-lain. Kalau untuk mencari pendanaan tahun ini belum ada,"paparnya. (bani)

BERITA TERKAIT

CLEO Siapkan Belanja Modal Rp 300 Miliar

NERACA Jakarta – Produsen air minum kemasan, PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) menganggarkan belanja modal atau capex tahun ini sebesar…

PT NKE Bayar Rp86,19 Miliar ke KPK

PT NKE Bayar Rp86,19 Miliar ke KPK NERACA Jakarta - PT Duta Graha Indah (DGI) yang telah berubah nama menjadi…

NERACA PERDAGANGAN DEFISIT US$1,16 MILIAR DI JANUARI 2019 - CORE: Defisit NPI Diprediksi Masih Berlanjut

Jakarta-Ekonom CORE memprediksi neraca perdagangan Indonesia (NPI) diperkirakan masih terus defisit hingga sepanjang tahun ini, karena kondisi ekspor impor Indonesia…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Lima Emiten Belum Bayar Listing Fee

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah emiten yang mengalami gangguan keberlangsungan usaha atau going concern dan berakibat tidak mampu…

Rayakan Imlek - Kobelco Berikan Special Promo Konsumen

NERACA Jakarta - Rayakan Imlek 2570, PT Daya Kobelco Construction Machinery Indonesia (DK CMI),  menggelar  customer gathering dari seluruh Indonesia.…

WSBP Pangkas Utang Jadi Rp 4,7 Triliun

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) telah menerima pembayaran termin pada Januari 2019 yang digunakan perseroan untuk pelunasan pinjaman perseroan.…