Medco Bagikan Dividen US$ 4,05 Juta

Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), manajemen PT Medco Energi Tbk (MEDC) berencana membagikan dividen tunai senilai US$ 4,05 juta. Dividen tersebut setara dengan 40% dari total laba bersih perseroan tahun lalu sebesar US$ 10,11 juta. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (20/4).

Manajemen Medco Energi menjelaskan, dividen tunai akan dibayarkan pada 22 Mei tahun ini. Pemegang saham perseroan juga menyepakati sisa laba bersih tahun lalu, sebesar US$ 6,07 juta bakal digunakan sebagai laba ditahan. Selain sepakat membagikan dividen, pemegang saham perseroan sepakat mengangkat Akira Mizuta sebagai Direktur Independen perseroan.

Disebutkan, pengangkatan efektif sejak tanggal 20 April 2015. Kata Direktur Utama Medco Energi Lukman Mahfoedz, sementara laba yang ditahan tercatat sebesar US$6,07 juta. Di sisi lain, Lukman menjelaskan, perseroan berhasil mempertahankan kestabilan kinerja operasional dan keuangannya meskipun terdapat penurunan harga dan produksi minyak.

Sekadar mengingatkan, laba bersih Medco Energi pada 2014 turun hingga 24,4%. Penurunan laba perusahaan kontraktor pertikelir di bidang jasa pengeboran minyak dan gas bumi ini didorong jatuhnya penjualan dan pendapatan usaha lainnya. Laba bersih Medco Energi turun menjadi US$ 10,1 juta atau US$ 0,003 per saham dibandingkan tahun sebelumnya US$ 12,5 atau US$ 0,0041 per saham.

Penjualan Medco Energi sepanjang tahun 2014 turun 18,1% menjadi US$ 750,7 juta dari tahun sebelumnya US$ 886,5 juta karena menurunnya penjualan bersih minyak dan gas sebesar 17,8%. Margin laba bersih juga mengalami penurunan tipis menjadi 1,34% dari sebelumnya 1,4%.

Meningkatnya beban pokok penjualan sebesar 8,75% menjadi US$ 479 juta juga menekan laba kotor Medco yang mencatatkan penurunan 25,75% menjadi US$ 279,5 juta. Sementara itu, beban penjualan, umum dan administrasi Medco Energi turun 6,3% menjadi US$ 110 juta karena menurunnya biaya iklan dan promosi sebesar 97,7%. Hal ini ikut membuat laba bersih MEDC semakin terjerembab. Adanya kerugian selisih kurs sebesar US$ 155,8 ribu menahan laju laba bersih Medco Energi. Padahal pada tahun sebelumnya Medco Energi justru membukukan laba selisih kurs sebesar US$ 1,44 juta. (bani)

BERITA TERKAIT

Hexindo Raup Pendapatan US$ 239,72 Juta

NERACA Jakarta - Emiten perusahaan alat berat, PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) membukukan pendapatan dalam sembilan bulan yang berakhir Desember…

Garuda Targetkan Pendapatan US$ 1 Juta - Gandeng Kerjasama JD.ID

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan bisnis di luar tiket pesawat, PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) berupaya mengembangkan bisnis non tiket…

Menakar Peluang Cuan Bisnis Astra di Go-Jek - Investasikan Dana US$ 150 Juta

NERACA Jakarta – Geliat bisnis ekonomi digital di tanah air mendorong minat PT Astra Internasional Tbk (ASII) untuk memperlebar ekspansi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Presdir Hero Supermarket Mengundurkan Diri

Presiden Direktur Stephane Deutsch PT Hero Supermarket Tbk (HERO) mengundurkan diri. Pengumuman pengunduran diri tersebut disampaikan HERO dalam siaran persnya…

Tunas Baru Lampung Rilis Obligasi Rp 1 Triliun

Lunasi utang, PT Tunas Baru Lampung (TBLA) akan menerbitkan obligasi berkelanjutan I Tunas Baru Lampung tahap I tahun 2018 dengan…

Jakarta Garden City Raih PMSEA 2018

NERACA Jakarta -- Perumahan skala kota (township) Jakarta Garden City (JGC) seluas 370 hektar, yang dikembangkan PT Mitra Sindo Sukses,…