Sawit Sumbermas Anggarkan Capex US$ 45 Juta - Danai Penanaman Lahan Baru

NERACA

Jakarta – Emiten produsen kelapa sawit, PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) tahun ini antara US$ 40 juta-US$ 45 juta. Nantinya, dari belanja modal tersebut, SSMS mengalokasikan US$ 30 juta untuk penanaman lahan baru. Selain itu, SSMS akan menggunakan sisanya, yakni US$ 10 juta-US$ 15 juta untuk perawatan tanaman dan kebutuhan lain.

Rencananya, SSMS menanam 5.000-6.000 hektare (ha) lahan baru di tahun ini. Sedangkan sepanjang tahun 2014, realisasi penanaman lahan SSMS kurang dari 1.000 ha. "Untuk dana capex bersumber dari internal,”kata Hadi Susilo, Sekretaris Perusahaan SSMS di Jakarta, kemarin.

SSMS baru mengakuisisi PT Tanjung Sawit Abadi dan PT Sawit Multi Utama senilai Rp 1,54 triliun. Eksekusi akuisisi tersebut dalam dua tahap, yakni akuisisi saham dan pembayaran utang. Nah, akuisisi saham telah rampung 18 Februari. Sedangkan pembayaran utang baru dilakukan kuartal ini.

Untuk itu, kata Hadi, perseroan meminjam Rp 770 miliar. Dimana perolehan pinjaman dana tersebut masih finalisasi dan diharapkan bisa ditarik sesegera mungkin. Disamping itu, SSMS juga berencana menambah lagi pabrik kelapa sawit. Tahun 2017, SSMS akan membangun satu pabrik berkapasitas 300.000-400.000 ton tandan buah segar (TBS) per tahun. Untuk ini, SSMS membutuhkan investasi Rp 120 miliar hingga Rp 140 miliar.

Saat ini, SSMS memiliki lima pabrik kelapa sawit dengan total 1,8 juta ton TBS per tahun. Juni mendatang, SSMS akan merampungkan pembangunan satu pabrik berkapasitas 360.000 ton TBS per tahun. Sehingga, total kapasitas pabriknya akan naik menjadi 2,2 juta ton TBS per tahun di tahun ini.

Hadi menjelaskan, grup induk SSMS menggarap bisnis hilir. SSMS hanya fokus pada penanaman kelapa sawit. Produksi TBS SSMS saat ini baru memenuhi sepertiga kebutuhan konsolidasi. SSMS juga tak ekspansif menanam lahan baru di tahun lalu. Sepanjang 2014, SSMS hanya merealisasikan penanaman lahan kurang dari 1.000 ha. Hadi beralasan, tahun lalu perizinan agak lambat karena adanya pemilihan umum.

Tahun ini, SSMS berharap bisa cepat didapat. SSMS pun menargetkan penanaman lahan baru 5.000-6.000 ha tahun ini. Hadi mengaku, lahan SSMS yang satu hamparan di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah menyebabkan SSMS kompetitif dalam manajemen biaya. SSMS menargetkan produksi TBS tumbuh 12%-15% tahun ini. Pada 2014, produksi TBS SSMS 1,01 juta ton. Berarti, SSMS yakin, produksi TBS tahun ini di antara 1,13 juta-1,16 juta ton.

Kemudian berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), perseroan bakal membagikan dividen kepada pemegang saham sebesar 30% dari laba bersih 2014 sebesar Rp 737,82 miliar atau sekitar Rp 221 miliar. Direktur Keuangan Harry M Nadir mengatakan, pembagian dividen sesuai aturan dibagi dalam 30 hari setelah diputuskan pembagian. "Laba per lembar saham Rp 22 kepada pemegang saham,”tuturnya.

Pembagian dividen setara dengan 952 ribu lembar saham yang akan diatribusikan kepada pemegang saham. Asal tahu saja, PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk membukukan laba bersih Rp 737,82 miliar pada 2014, naik 16,8% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp 631,66 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

DBS Foundation Danai Pengembangan Social Enterprise - Ciptakan Lapangan Kerja Masyarakat Marginal

Sebagai bentuk dukungan untuk pengembangan industri wirausaha, DBS Foundation belum lama ini menyerahkan hibah sebesar lebih dari Rp11 miliar kepada…

Lihat Jeroan dan Kecanggihan Advan iTAB - Tablet Harga 1,5 Juta

Advan yang saat ini menguasai pasar tablet di Indonesia, merilis tablet terbarunya bernama iTAB. Perangkat ini diklaim memiliki keunggulan layar…

Bandung Berharap Dikunjungi 7 Juta Turis Tahun Ini

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung menargetkan jumlah kunjungan turis pada tahun ini bisa menembus angka 7 juta orang,…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Dongkrak Kapitalisasi Pasar - BEI Kejar 22 Perusahaan Kakap Untuk IPO

NERACA Bandung – Masih kecilnya nilai kapitalisasi pasar IPO di tahun 2017 kemarin, memacu PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk…

Gandeng Perusahaan Cina - ELTY Garap Proyek di Jakarta dan Surabaya

NERACA Jakarta - Memanfaatkan geliat pembangunan infrastruktur yang tengah dilakukan pemerintah, PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) juga ikut ambil bagian…

Ramaikan Pasar Reksadana di 2018 - Minna Padi AM Rilis Pringgondani Saham

NERACA Jakarta -  Selain ramai soal aksi korporasi berupa penerbitan saham baru atau rights issue yang bakal dilakukan PT Minna…