Mega Alam Kantungi Pinjaman US$ 50 Juta

Anak usaha PT ATPK Resources Tbk (ATPK), PT Mega Alam Sejahtera (MAS), meraih fasilitas kredit dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank pada 14 April 2015. Direktur Perseroan Albert J Bangun dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (16/4) mengatakan, Mega Alam Sejahtera dapat fasilitas kredit dari Eximbank sebesar US$50 juta.

Dia menuturkan, fasilitas kredit memiliki jangka waktu selama lima tahun lamanya. Pinjaman kali ini akan digunakan untuk membayar pelunasan utang, pembelian alat-alat berat, pengembangan usaha dan modal kerja. Seperti diberitakan, penjualan bersih APTK Resources sepanjang tahun lalu naik 64,30% menjadi Rp672,65 miliar, dari posisi sebesar Rp409,41 miliar di akhir 2013.

Kemudian untuk laba perseroan naik tiga kali lipat menjadi Rp52,94 miliar di akhir 2014, dari posisi laba sebesar Rp13,04 miliar di 2013. Posisi aset perseroan menjadi Rp1,79 triliun, atau naik dari posisi aset sebesar Rp1,49 triliun di akhir 2013. (bani)

BERITA TERKAIT

OJK: Masyarakat Jangan Percaya Pinjaman Online Tidak Terdaftar

OJK: Masyarakat Jangan Percaya Pinjaman Online Tidak Terdaftar NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku lembaga independen yang melakukan…

Demi 18 Juta Wisman, Kemenpar Bakal Perbanyak Diskon Wisata

Menteri Pariwisata Arief Yahya optimis bisa mendatangkan setidaknya 18 juta wisatawan mancanegara (wisman) tahun ini, atau sekitar 90 persen dari…

MNC Sekuritas Kantungi Mandat Tiga IPO

Keyakinan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bila tahun politik tidak mempengaruhi minat perusahaan untuk go publik, dirasakan betul oleh PT…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Fajar Surya Wisesa Melesat 136,1%

Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW) mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,405 triliun atau naik 136,1% dibanding periode…

Lagi, Comforta Raih Top Brand Award

Di awal tahun 2019 ini, Comforta Spring Bed kembali meraih penghargaan Top Brand Award. Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin,…

BPD Bank Kalsel Rencanakan IPO di 2020

Bila tidak ada aral melintang, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Selatan atau Bank Kalsel rencanakan melakukan penawaran umum saham perdana…