Surya Semesta Rambah Bisnis Pergudangan - Dirikan Anak Perusahaan Baru

NERACA

Jakarta -PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) menggandeng Mitsui Co., Ltd. (Mitsui) dan TICON Industrial Connection PLC (TICON) dalam mendirikan anak usaha yaitu PT SLP Surya Ticon Internusa (SLP). Anak usaha ini bakal bergerak di bidang pembangunan, penyewaan, dan pengelolaan pergudangan dan pabrik siap pakai.

Direktur Utama SSIA, Johannes Suryawijaya mengatakan, perseroan masih menjadi pemegang saham mayoritas dalam mendirikan SLP yaitu sebesar 50% saham, sedangkan 25% saham untuk Mitsui dan TICON,”Dalam joint venture tersebut, SLP melalui entitas anaknya akan membeli dari PT Suryacipta Swadaya yang merupakan entitas anak SSIA dengan kepemilikan saham 100% tanah seluas 22 hektare (ha) termasuk bangunannya yang ada di Suryacipta Technopark (Technopark) yang berlokasi di Suryacipta of Industry, Karawang, Jawa Barat, Indonesia. SLP di technopark berencana membangun 146.000 meter persegi bangunan untuk disewakan, yang terdiri dari pergudangan dan pabrik siap pakai serta bangunan komersial," kata Johannes di Jakarta, Rabu (8/4).

Dia menjelaskan, untuk fase pertama terdiri dari 16 unit dengan luas total sebesar 35.000 meter persegi bangunan untuk disewakan telah diselesaikan pembangunannya pada awal 2014, dan saat ini tingkat huniannya telah mencapai 81%. Untuk fase kedua bakal dibangun pada pertengahan 2015, yang terdiri dari 12 unit bangunan untuk disewakan dengan luas total sekitar 26.000 meter persegi.

Kemudian, pembangunan fase-fase berikutnya bakal diselesaikan dengan target penyelesaiannya pada 2017. Total biaya investasi pembalian tanah mencapai US$ 75 juta. Dananya didapatkan dari ekuitas dan pinjaman perbankan. SLP yang dibangun kali ini untuk memenuhi permintaan atas pergudangan dan pabrik siap pakai berkualitas internasional dari para pelanggan domestik maupun asing,”Dari sektor industri automotif, consumer product, penyedia jasa logistik, retail dan wholesale, food and beverages, farmasi, kosmetik dan elektronik," ungkap dia.

Adapun kerja sama ini juga memiliki perencanaan ke depan untuk perluasan usaha dan tidak berhenti hanya di Technopark saja, tetapi juga di berbagai lokasi di Indonesia, sesuai dengan visinya untuk menjadi pengembang properti industri terbesar di Indonesia di bidang penyewaan gudang dan pabrik siap pakai dengan kualitas internasional.

Ke depan, joint venture tersebut berencana melakukan perluasan usaha ke berbagai lokasi di Indonesia. SSIA akan bertugas mencari lokasi, pengembangan properti industri dan pelayanan kepada pelanggan, Mitsui membawa jaringan pemasaran global dan TICON menyumbang pengembangan bisnis penyewaan gudang dan pabrik siap pakai dengan standard dan kualitas internasional.

Sebagai tambahan, Mitsui merupakan perusahaan perdagangan, investasi dan jasa yang terdiversifikasi dan komprehensif di dunia dengan 142 kantor di 66 negara. Mitsue memiliki beragam lini usaha mulai dari penjualan produk, logistik, pembiayaan global, pembangunan infrastruktur dan proyek lain.

Sementara TICON merupakan perusahaan yang berdiri pada tahun 1990 untuk memberikan alternatif kepada pabrikan di Thailand. TICON menyediakan penyewaan pabrik siap pakai dengan standar internasional yang bertujuan untuk mendukung pabrikan untuk mempersingkat periode startup mereka. Selain itu, perusahaan ini juga membeli tanah dan mengembangkan sendiri. (bani)

BERITA TERKAIT

Pertamina Santuni 38 Ribu Anak Yatim dan Dhuafa - Sinergi Dalam Kebaikan

Memanfaatkan keberkahan di bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H, PT Pertamina (Persero) pacu meningkatkan kinerja dan semangat spiritualitas dengan…

Toyota Akan Gelontorkan Investasi Baru Untuk Mobil Listrik

Toyota melalui PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) siap menggelontorkan untuk pengembangan mobil listrik di dalam negeri, yang ditargetkan pemerintah…

Surya Semesta Raih Pinjaman Rp 1,38 Triliun - Bangunan Kawasan di Subang

NERACA Jakarta – Danai pembangunan tahap satu proyek industri dengan total luas 2000 hektar di Subang, Jawa Barat, PT Surya…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Metrodata Bagikan Dividen Rp 10 Persaham

NERACA Jakarta - Berkah mencatatkan pertumbuhan laba bersih 12,1% sepanjang tahun 2017 kemarin, mendorong PT Metrodata Electronic Tbk (MDTL) untuk…

Duta Pertiwi Bidik Laba Bersih Rp 6 Miliar

NERACA Jakarta – Membaiknya harga batu bara, menjadi alasan bagi PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk (DPNS) untuk mematok pertumbuhan bisnis…

Kapitalisasi Pasar di Bursa Tumbuh 0,24%

NERACA Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) dalam sepekan menjelang libur panjang Idul…