Dana Kelola Reksa Dana Capai Rp 242,9 Triliun

Hingga Maret 2015, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan total dana kelolaan reksa dana tercatat naik sekitar Rp6,072 triliun menjadi sebesar Rp242,99 triliun dari bulan sebelumnya Rp236,72 triliun. Informasi tersebut disampaikan OJK di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, meningkatnya jumlah dana kelolaan reksa dana pada bulan lalu seiring dengan meningkatnya jumlah unit penyertaan sebanyak 3,83 miliar menjadi Rp151,14 miliar dari 147,31 miliar. Total dana kelolaan tersebut mayoritas masih dikontribusi dari reksa dana saham, yang mencapai Rp99,57 triliun atau 41,29% dari total dana kelolaan reksa dana. Sedangkan, reksa dana terproteksi mengontribusi 18,90% atau senilai Rp45,59 triliun.

Posisi ketiga adalah reksa dana pendapatan tetap senilai Rp35,63 triliun atau sekitar 14,77%. Reksa dana campuran membukukan dana kelolaan sebesar Rp18,99 triliun atau 7,87% terhadap keseluruhan dana kelolaan. Reksa dana pasar uang mencatat dana kelolaan senilai Rp26,51 triliun atau 10,99% dan reksa dana indeks Rp505,28 miliar atau 0,21%.

Sementara reksa dana syariah berbasis campuran mencatat dana kelolaan sebesar Rp1,79 triliun atau 0,74%, reksa dana syariah berbasis terproteksi sebesar Rp1,45 atau 0,60%, reksa dana syariah berbasis saham Rp6,28 triliun atau 2,60%.

Sedangkan, reksa dana syariah berbasis indeks sebesar Rp155,95 miliar atau 0,06%, reksa dana syariah berbasis pendapatan tetap Rp493,60 miliar atau 0,20%, dan reksa dana syariah pasar uang sekitar 0,37% atau Rp903,16 miliar. Sementara dana kelolaan ETF pendapatan tetap Rp2,07 triliun atau 0,86%, ETF Saham Rp477,68 miliar atau 0,20% dan ETF Indeks senilai Rp743,02 miliar atau 0,31% dari total dana kelolaan reksa dana. (bani)

BERITA TERKAIT

Didominasi Warga DKI Jakarta - Penawaran Sukuk ST-002 Capai Rp 4,9 Triliun

NERACA Jakarta - Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan menyambut gembira keberhasilan Sukuk Negara Tabungan 002 atau…

Ramaikan Harbolnas - Bukalapak Targetkan Transaksi Rp 1,6 Triliun

NERACA Jakarta - Meriahkan hari belanja online nasional (Harbolnas) di akhir tahun ini, Bukalapak yang selalu berpatisipasi selalu menghadirkan banyak…

Pemerintah Perlu Atasi Alih Fungsi Capai Swasembada

  NERACA   Jakarta - Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) menilai pemerintah perlu benar-benar mengatasi alih fungsi lahan guna…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Perumnas Terbitkan MTN Rp 300 Miliar

Danai pengembangan bisnisnya, Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perumnas) akan menerbitkan surat utang jangka menengah atau medium term notes (MTN)…

BEI Suspensi Saham Perdana Bangun

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan suspensi atau penghentian sementara perdagangan saham PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) setelah sebelumnya…

Indosat Lunasi Obligasi Rp 224,59 Miliar

Meskipun performance kinerja keuangan masih negatif, kondisi tersebut tidak membuat PT Indosat Tbk (ISAT) untuk nunggak bayar obligasi yang jatuh…