Indonesia Menjadi Tujuan Wisata Dunia - Rekor Tertinggi Capaian Wisman Dalam 10 Tahun Terakhir

Indonesia memang kaya akan berbagai tujuan wisata, berbagai tujuan wisata tersebar luas diseluruh penjuru Indonesia. Berbagai jenis wisata pun hadir di Indonesia, dari wisata alam, wisata budaya, wisata belanja, wisata rohani dan bahkan hingga wisata kuliner. Karena itu tidak heran bila Indonesia dijadikan tujuan wisata dunia oleh berbagai wisatawan dunia.

Berada di wilayah di garis katulistiwa membuat Indonesia menjadi negara tropis yang memiliki keanekaragaman dan kekayaan alam yang sangat beraneka dan istimewa. Banyak satwa yang hanya bisa ditemukan di Indonesia misalnya komodo, badak jawa, dan masih banyak lagi. Apalagi keindahan Alamnya ini yang amat sangat menarik wisatawan asing, ada pantai dengan hamparan pasir putih yang cantik.

Indonesia juga memiliki pulau-pulau tropis yang amat menarik, ada wisata gunung yang anggun, begitu banyak keindahan alam yang akan membuat Indonesia menjadi tujuan pariwisata no.1 di dunia seperti pantai Sanur, Pantai Bunaken, Pantai Kuta, Gunung Bromo, Gunung dan danau Kelimutu dan masih banyak lagi.

Indonesia memiliki lebih dari 17.000 pulau, dengan penduduk lebih dari 240 juta jiwa, dan 200 lebih kelompok etnis. Indonesia banyak menyerap juga budaya dan tradisi asing seperti China, Arab, bahkan Eropa membuat Indonesia memiliki keanekaragaman budaya yang semakin unik dan menarik.

Budaya Indonesia memang kaya akan kesenian dan kerajinan. Ada batik, keris, songket, ukir-ukiran yang indah, tari-tarian yang beraneka. Ada juga adat istiadat seperti perayaan agama, upacara adat pernikahan, dan masih banyak lagi.

Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Februari 2015 mencapai 768.653, atau mengalami pertumbuhan 11,95% dibanding Februari 2014 yang berjumlah 702.666 wisman. Capaian wisman pada Februari 2015 tercatat sebagai rekor tertinggi dalam 10 tahun terakhir.

Meningkatnya kunjungan wisman pada Februari 2015 sekaligus menunjukkan terjadinyareboundkarena Januari 2015 lalu sempat turun 3,99% dibandingkan 2014. Musim liburan hari raya Imlek yang dirayakan pada 19 Februari 2015 mendorong peningkatan kunjungan wisman tersebut.

Data BPS dan Pusdatin Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyebutkan, kunjungan wisman secara kumulatif pada Januari hingga Februari 2015 sebesar 1.509.692 wisman atau tumbuh 3,71% dibandingkan periode sama tahun lalu. Ini terlihat di 16 pasar utama, termasuk 5 pasar yang paling besar: Tiongkok sebanyak 218.023, Singapura sebanyak 201.585, Malaysia sebanyak 175.540, Australia sebanyak 169.318 dan Jepang sebanyak 82.666. Kelima pasar paling utama ini memberikan kontribusi sekira 60% dari total kunjungan wisman ke Indonesia.

Selain itu di tiga pintu masuk utama wisman (GreatBali,GreatJakarta,GreatBatam) juga menunjukkan tren peningkatan. Secara kumulatif, Januari hingga Februari 2015 kunjungan wisman melalui Ngurah Rai sebanyak 621.827 atau baik 13,46%, Batam sebanyak 234.120 atau naik 8,14%, sedangkan Soekarno Hatta sebanyak 336.387 wisman atau turun -8,44%. Penurunan ini diperkirakan sifatnya sementara waku karena pada Januari-Februari wisman banyak masuk melalui pintu Ngurah Rai Bali.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, tren pariwisata Indonesia semakin membaik dan menguatkan keyakinan kita terhadap capaian kunjungan wisman tahun ini sebesar 12 juta dan naik menjadi 20 juta pada 2019 seperti yang ditargetkan oleh Presiden Joko Widodo.

“Dengan adanya kebijakan tambahan 30 negara bebas visa, maka kunjungan wisman akan meningkat,” kata Menpar Arief Yahya.

Menpar menambahkan, dengan bertambahnya negara yang menikmati fasilitas Bebas Visa Kunjungan Singkat (BVKS) ke Indonesia tersebut, devisa diprediksi meningkat sekira USid="mce_marker" miliar atau setara Rp12-13 triliun per tahun.

BERITA TERKAIT

Usaha Kecil - Keterlibatan Sektor UKM dalam Rantai Nilai Global Masih Rendah

NERACA Jakarta – Wakil Ketua Komite Ekonomi Industri Nasional (KEIN) Arif Budimanta menyatakan bahwa keterlibatan sektor usaha kecil menengah (UKM)…

RI-Turki Sepakat Selesaikan Perjanjian Komprehensif Tahun Ini

NERACA Jakarta – Indonesia dan Turki sepakat menyelesaikan perjanjian komprehensif ekonomi atau Indonesia-Turkey Comprehensive Economic Partnership Agreement (IT-CEPA) tahun 2019…

Indeks Pembangunan Kesehatan : Bali Tertinggi, Papua Terendah

    NERACA   Jakarta - Provinsi Bali menjadi wilayah yang memiliki Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM) paling tinggi sementara…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

5 Wahana Permainan Wajib Coba di Trans Studio Mall Cibubur

Taman hiburan di dalam ruang Trans Studio Mall Cibubur sebentar lagi dibuka dan terbagi atas banyak zona, seperti Zona Lagoon,…

Pariwisata Sawahlunto di Tengah Industri Pertambangan

Penetapan Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto sebagai Warisan Dunia UNESCO, diyakini berpengaruh positif terhadap sektor pariwisata di Provinsi Sumatera…

Seperempat Museum di RI Tak Layak

Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Fitra Arda Ambas menyebut banyak museum di Indonesia masuk…