Sinarmas Land Luncurkan Kodominium Premium - Incar Pasar Segmen Kelas Atas

NERACA

Jakarta – Menunjukkan eksistensi di pasar industri properti, Sinarmas Land bersama Hongkong Land sebagai salah satu grup pengembang properti terbaik di Asia kembali meluncurkan proyek properti baru berupa kondominium Marigold di NavaPark, BSD City. Proyek hunian terbaru ini memiliki 6 tower megah dan dikelilingi oleh lingkungan yang masih alami serta memiliki akses langsung ke NavaPark Botanical Park serta dikembangkan sebagai resort ekslusif yang paling premium di BSD City hingga Serpong Area.

Dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (23/3), Ishak Chandra Managing Director Corporate Strategy and Service mengatakan, Marigold merupakan jawaban Sinarmas Land dan Hongkong Land bagi masyarakat yang menginginkan kehidupan terbaik di hunian eksklusif dan berkualitas di sebuha kawasan mix residensial premium yang ramah lingkungan,”Kondominium ini menghadirkan sebuah kenyamanan dan sensasi terindah dalam menjalani gaya hidup urban yang berkelas dan dinamis,”ujarnya.

Disebutkan proyek ini memiliki luas lahan kurang lebih 68 hektar dan berada di lokasi strategis yang ditunjang kemudahan akses transportasi, fasilitas modern nan lengkap, serta lingkungan hijau dan asri. Seluruh keunggulan tersebut disokong dengan sudah beroperasinya jalan tol JORR West 2 ruas Ciledug-Ulujami yang membuat akses lebih mudah dan lebih cepat ke BSD City.

Kata Ishak, Marigold menjadi pilihan tepat bagi masyarakat yang tidak hanya menginginkan hunian eksklusif, namun juga sebagai investasi properti bernilai tinggi. Lanjutnya, Marigold merupakan resot kondominium terbaik di Selatan Jakarta yang memanjakan para penghuninya dengan beragam fasilitas premium. Disebutkan, disetiap towernya terdiri dari 14 hingga 16 lantai dan setiap lantainya terdiri dari 6 unit yang dilengkapi 2 lift, “Dengan segala kelebihannya, resot kondominium Marigold yang premium di tawarkan dengan harga mulai dari Rp 22,5 juta per meter perseginya,”kata Ishak Chandra.

Dibalik proyek properti yang banyak di luncurkan, Sinarmas Land tetap optimis bila pasar properti dalam negeri tahun ini akan tetap tumbuh di tengah perlambatan ekonomi dalam negeri. Bahkan perseroan akan agresif berekspansi di proyek baru, termasuk di daerha dan luar jawa.

Menurut Ishak Chandra, berdasarkan data dan analisis dari berbagai sumber, Indonesia masih tetap menjadi daya tarik Investasi di Asia bahkan di dunia. Sinar Mas Land juga secara khusus memonitor sektor perkantoran, condominium, industrial, retail dan perumahan di Jakarta yang di tahun 2015 ini masih akan terus tumbuh meski ada beberapa sektor yang akan melambat bila dibandingkan tahun sebelumnya.

Karena itu Sinar Mas Land tetap optimistis mengembangkan proyek-proyek di sejumlah wilayah. Apalagi adanya prediksi pertumbuhan populasi dari kalangan menengah hingga elit atau Middle Affluent Consumers (MAC) akan bertumbuh menjadi 140 juta jiwa pada tahun 2020. “Kelas menengah hingga elit ini akan berpusat di pulau Jawa dan Sumatera sehingga keberadaan mereka akan mempengaruhi sektor ekonomi masa depan dan pada akhirnya berpengaruh terhadap bisnis properti,” ujarnya.

Menurutnya, sektor yang bakal mengalami akselerasi, di antaranya sektor industrial dan landed rest. Namun ritel merupakan sektor yang masih dalam masa pemulihan. Sedangkan sektor yang pertumbuhannya melambat adalah high rise rest dan perkantoran. “Walau demikian peluang masih terbuka lebar, apalagi jika arus investasi yang masuk ke Indonesia dengan berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada akhir tahun 2015 bisa lebih meningkat,” terangnya. (bani)

Related posts