Jokowi Untuk Indonesia - Oleh: Siti Zuhbaedah Sasmini, Pewarta Masyarakat, aktif pada Arus Relawan Kemaslahatan

Pasca terpilih sebagai presiden RI ke-7 (ketujuh), Joko Widodo atau yang biasa di sapa Jokowi langsung bekerja untuk rakyat. Bekerja sesuai janji politik dan citacita pembangunan bangsa, sesuai dengan yang diharapkan oleh seluruh rakyat Indonesia. Karena Jokowi lahir dari hati rakyat yang merindukan pemimpin sederhana dan bersahaja.

Jokowi pun telah berhasil membuktikan kepada rakyat bahwa untuk menjadi Presiden RI tidak harus tokoh partai politik atau golongan militer, menjadi presiden hanya membutuhkan niat tulus bekerja untuk negara. Sejak Indonesia merdeka 68 tahun lampau, hanya anggota elite politik dan militer yang terpilih sebagai presiden. Jokowi adalah pemimpin pertama dari luar dua golongan tersebut yang terpilih sebagai orang nomor satu di Indonesia.

Saat ini rakyat Indonesia dapat merasakan hasil kerja Jokowi. Sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa meskipun baru memimpin Indonesia seumur jagung, tapi banyak hal yang telah Jokowi lakukan bagi bangsa ini. Terutama untuk pekerjaan yang dirasa belum mampudiselesaikan oleh Presiden-Presiden RI sebelumnya.

Masalah-masalah besar tersebut di antaranya adalah kasus TKI dan Narkoba. Kita menyadari bahwa begitu banyak TKI bangsa ini yang menjadi korban tindak kekerasan, pelecehan seksual, bahkan banyak di antaranya yang meninggal demi mempertahankan kehormatannya. Hal ini tentu sangat memprihatinkan dimana seharusnya warga negara asing memperlakukan para TKI dengan bijak, karena kehadiran TKI bertujuan untuk meringankan beban mereka. Bukan justru menjadi alat untuk melampiaskan naluri kehewanan. Dan kini masalah-masalah terkait TKI yang tersebar di berbagai dunia, telah menemukan titik terang. Kebijakan Presiden Jokowi telah berhasil memberikan perlindungan kepada para TKI.

Masalah lain adalah tentang semangat pemberantasan narkoba. Menurut mantan Kapolri, Sutarman, Indonesia tidak hanya negara pengguna Narkoba. Tetapi juga telah menjadi negara produsen Narkoba. Kondisi ini tentu sangat mengkhawatirkan, dimana narkoba hanya akan merusak para generasi bangsa Indonesia. Narkoba telah membunuh jutaan rakyat Indonesia dalam usia produktif secara membabi buta.

Hal ini lah tentunya menjadi kegelisahan Presiden Jokowi, kekhawatiran akan hancurnya negara ini akibat sudah tidak ada lagi kaum terdidik bermental nasionalis, dan digantikan dengan kaum hedonis. Atas kegelisahan tersebut, Jokowi pun tidak pandang bulu dalam memberantas peredaran narkoba di Indonesia. Semua pelaku kejahatan narkoba harus di hukum mati. Kini bukti dari keseriusannya tersebut dapat kita rasakan bersama. Tidak ada satu pun pelaku kejahatan narkotika yang bisa hidup nyaman. Tidak ada satu pun upaya diplomasi yang berhasil dilakukan oleh negara lain untuk menyelamatkan warganya, termasuk Australia.

Apalagi kemudian ditambah dengan menjalankan program-program unggulannya yang telah kita ketahui bersama saat kampanye pilpres rasanya fase momentum tetap berpihak pada Jokowi sehingga pada pilpres 2019 sangat sulit mencari penantang potensial yang bias mengalahkan Jokowi. Tingkat keberhasilan program-program unggulan Jokowi sangat tergantung pada susunan kabinet dalam pemerintahan Jokowi yang di pilih berdasarkan :bersih, jujur, kompotensi, profesional dan melayani. Hal ini tentu patut kita apresiasi, Jokowi berhasil menunjukkan kecintaannya terhadap bangsa ini. Dengan demikian, Jokowi tentu layak untuk melanjutkan pembangunan demi terciptanya kesejahteraan Indonesia, periode ini dan periode yang akan datang. Indonesia Hebat! Mari kita wujudkan Nawa Cita Indonesia.***

Related posts