Akibat Rendahnya Minat Masyarakat Seni Budaya Asli Sukabumi Hampir Punah

Kesenian dan Budaya asli Sukabumi ternyata sangat banyak. Anehnya, dua tautan peradaban itu hampir punah akibat rendahnya minat masyarakat melestarikannya. Sebut saja tari Cepet, Uyeg, Gekbreg, tari Topeng, tari tojug, Tarbut dan tari Dog-gog Lojor. Hanya sebahagian kecil masyarakat yang masih mengingat tarian ini tanpa ada generasi yang mau peduli dan melestarikannya.

Zaman dahulu, tari-tarian ini khususnya tarian dog-dog lojor dipakai sebagai salahsatu syarat untuk melamar wanita yang diimpikan pemuda. Tarian ini menurut Deni HR, Kasi Seni dan Budaya pada Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sukabumi, sangat sakral.

" Tanpa bisa melakoni tarian ini, besar kemungkinan lamaran akan ditolak. Sebab tarian ini juga sebagai salah satu jenis berbalas pantun seperti budaya melayu" terang Sekretaris Disparbupora, Tatang didamping Deni kepada Neraca.

Tak kalah meriah pada masanya adalah seni Gekbreg. Seni Gekbreg ini sejenis drama atau teater rakyat. Kepawaian bercerita akan sejarah masa lampu dnegan latar belakang cerita pda jaman terdahulu dikemas secara apik dan memukau. Intinya Gebrek ini selalu mengigatkan kaum mudah akan sejarah perdaban dan lakon kearifan lokal khususnya di tatar sunda.

Related posts