Dongkrak Kinerja, MNC Garap Bisnis Periklanan

NERACA

Jakarta – Perkokoh di bisnis media, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) terus mengembangkan bisnisnya yang masih berhubungan dengan media, yaitu bisnis periklanan. Dimana dalam pengembangan bisnis periklanan, perseroan membentuk usaha patungan (joint venture agreement) yang telah di tandatangani pada 9 Maret 2015.

Corporate Secretary Media Nusantara Citra, Syafril Nasution dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (12/3) mengatakan, usaha patungan tersebut sehubungan dengan rencana pendirian perusahaan patungan (joint venture company) yang akan bergerak di bidang usaha periklanan (advertising).

Menurut dia, aturan tersebut disampaikan untuk memenuhi ketentuan Peraturan X.K.1. Sekadar informasi, perseroan memiliki bisnis inti di content dan kepemilikan serta pengoperasian tiga dari 10 TV free to air nasional di Indonesia yakni RCTI, MNCTV, dan GlobalTV, serta 18 channel yang diproduksi oleh MNC yang disiarkan di TV berlangganan.

Saat ini MNC juga memiliki basis media dan usaha lainnya yang bertujuan untuk mendukung bisnis inti MNC. Bisnis pendukung tersebut terdiri dari radio, media cetak, talent management, dan rumah produksi.

Pada kuartal tiga tahun lalu, PT Media Nusantara Citra Tbk mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 31% menjadi Rp 416 miliar dari Rp 318 miliar pada periode yang sama satu tahun 2013. Adapun laba bersih hingga hingga kuartal-III 2014 (periode Januari - September) mencapai Rp 1,389 triliun atau naik 9% dari Rp 1,270 triliun tahun 2013.

CEO PT Media Nusantara Citra Tbk, Harry Tanoesoedibjo pernah bilang, pertumbuhan laba bersih disebabkan oleh manajemen biaya yang lebih baik dan berkurangnya kerugian kurs, bunga dan beban keuangan dikarenakan oleh pembayaran pinjaman.

Sementara pendapatan pada kuartal III-2014 naik 4% menjadi Rp 1,671 triliun dari kuartal III-2013 sebesar Rp 1,615 miliar setahun lalu.Pada Januari – September 2014, total pendapatan konsolidasi meningkat 6% menjadi Rp 5,044 triliun dari Rp 4,749 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Pada kuartal-III 2014, perusahaan juga mencatatkan kenaikan pendapatan iklan 4% menjadi Rp 1,549 triliun dari Rp 1,491 triliun setahun lalu, sementara total pendapatan iklan Januari-September 2014 naik 7% menjadi Rp 4,680 triliun dari Rp 4,373 triliun. Dengan demikian, MNC berhasil mencapai pangsa pasar penerimaan iklan sebanyak 39%, dibandingkan dengan pangsa pemirsa sebanyak 30%.(bani)

Related posts