XL Lakukan Transformasi Jaringan di 10 Kota - Investasikan Dana Rp 50 Miliar

NERACA

Jakarta - Tahun ini, PT XL Axiata Tbk (ECXL) mengalokasikan dana sekitar Rp50 miliar untuk membiayai program transformasi jaringan di 10 kota guna meningkatkan kualitas layanan komunikasi yang dibutuhkan pelanggan,”Tahun 2014, kita alokasikan dana sekitar Rp300 miliar untuk transformasi jaringan di Jakarta dan Surabaya. Di tahun ini, program dilanjutkan ke 10 kota besar," kata Direktur Managemen Service XL, Ongki Kurniawan di Jakarta, kemarin.

Menurut Ongki, sepuluh kota yang akan dibidik di antaranya Medan, Palembang, Makassar, Banjarmasin, Mataram, Serang, Pandeglang, Semarang Yogyakarta, Sidoarjo, dan Balikpapan. Program ini dijalankan dengan meningkatan kualitas jaringan melalui modernisasi, desain menyeluruh implementasi yang tepat waktu, akselarasi alih teknologi 2G menuju 3G dan optimasi, serta memadukannya dengan aspek bisnis, strategi pemasaran, penjualan, distribusi yang tepat untuk meraih pengalaman terbaik bagi pelanggan.

Pada tahap awal program ini mencakup Jakarta, Bogor, bandung, Surabaya, Malang, dan Denpasar yang saat ini rata-rata penyelesaiannya sudah mencapai 92 persen. Khusus Bogor, Surabaya, dan Malang, bahkan sudah tuntas.

Sebanyak 93% area ini telah terlayani dengan sinyal kuat, di mana kecepatan akses data mencapai rata-rata 1,1 Mbps, mencerminkan kualitas jaringan bagus yang bisa dirasakan pelanggan saat berada di dalam gedung, namun juga di area terbuka, termasuk di dalam rumah, pasar, atau pun jalan umum,”Lewat proyek ini, diharapkan kecepatan akses internet XL bisa ditingkatkan hingga mencapai 5 Mbps. Selain juga mampu meningkatkan kualitas layanan voice dan kecepatan pengiriman SMS," ujar Ongki.

Dia menuturkan, program transformasi jaringan akan dilanjutkan pada tahap II dan II di area Jakarta yang akan tuntas seluruhnya pada Juni 2015, sedangkan di Bandung dan Denpasar diperkirakan selesai April 2015.

Untuk mendukung proyek ini, XL telah melakukan pendekatan baru untuk desain jaringan di RAN, transmisi dan core, serta mengimplementasikan teknologi terbaru. XL bekerja sama dengan dua perusahaan yang memiliki keahlian di bidang jaringan telekomunikasi seluler, yaitu PT Ericsson Indonesia dan PT Huawei Tech Investment,”Kalau tahun lalu (2014) dananya lumayan besar untuk transformasi karena kita tahap belajar arsitektur jaringan. Tahun ini akan dikerjakan sendiri oleh XL, sehingga biaya yang diinvestasikan lebih kecil," ujarnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Menko PMK - Indonesia Lakukan Percepatan Kesiapan SDM

Puan Maharani Menko PMK Indonesia Lakukan Percepatan Kesiapan SDM Depok - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK)…

Tahun 2018, Laju Investasi PMDN di Kota Sukabumi Lebihi Target - Penyerapan Tenaga Kerjanya Mencapai 5.138

Tahun 2018, Laju Investasi PMDN di Kota Sukabumi Lebihi Target Penyerapan Tenaga Kerjanya Mencapai 5.138 NERACA Kota Sukabumi - Laju…

ICBP Sisakan Dana IPO Rp 417,49 Miliar

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2018 kemarin, emiten makanan dan minuman, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) telah merealisasikan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tiga Anak Usaha BUMN Bakal IPO di 2019

Menyadari masih sedikitnya perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang go public atau tercatat di pasar modal, mendorong Kementerian Badan…

Impack Pratama Beri Pinjaman Anak Usaha

Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) melakukan perjanjian hutang piutang dengan anak usahanya PT Impack…

Layani Pasien BPJS Kesehatan - Siloam Tambah Tujuh Rumah Sakit Baru

NERACA Jakarta – Tidak hanya sekedar mencari bisnis semata di industri health care, PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) terus…