Peternakan Kambing PE Jadi Objek Edukasi

NERACA

Memiliki anak yang masih dalam masa pertumbuhan, wisata edukasi bisa menjadi pilihan yang tepat untuk si buah hati. Bagaimana tidak? Dengan menghadirkan pengalaman belajar dan praktek di tempat yang menyenangkan, semangat dan motivasi belajar anak akan terdongkrak secara otomatis.

Banyak tempat-tempat wiasata yang dapat dijadikan ajang bermain sekaligus belajar. Salah satunya adalah peternakan kambing Kelompok Usaha BersamaNgudi Raharjo, Dusun Gandokan, Desa Kranggan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Ditempat ini, kambing peranakan etawa (PE) dijadikan sarana edukasi untuk memperkenalkan pada anak-anak pengetahuan tentang bagaimana cara merawat, memberikan makan, memerah susu, dan diperkenalkan pada produk olahan susu kambing.

Pengelola peternakan kambing PE KUB Ngudi Raharjo, Arif Wicaksono menuturkan, di peternakan yang kini terdapat sekitar 40 ekor kambing PE, dengan 20 ekor di antaranya bisa menghasilkan susu ini, dikunjungi anak-anak TK minimal sebulan sekali dalam rangka wisata edukasi.

" Hal ini merupakan bagian dari visi kami untuk mengenalkan atau memasyarakatkan kambing PE kepada anak-anak, khususnya adik-adik TK," ujar dia usai menerima kunjungan anak TK Pertiwi Setda Temanggung belum lama ini

Arif memaparkan, program kunjungan anak TK ini berlangsung sejak 2012. Setiap anak dikenakan biaya Rp15 ribu yang nanti dikembalikan dalam bentuk produk olahan susu kambing.Pertama yang berkunjung ke sini adalah TK Bias (Bina Anak Sholeh) Magelang kemudian disusul Bias Temanggung selanjutnya terus menyebar ke TK lainnya hingga sekarang.

"Mereka kami ajak memandikan kambing, memotong kuku kambing, menyaksikan pemerahan susu, dan mencicipi makanan olahan dari bahan susu, antara lain es krim, pukis, dan pangsit," kata dia.

Sementara itu, Kepala TK Pertiwi Setda Temanggung, Erlina mengatakan kegiatan ini merupakan program tahunan TK Pertiwi untuk melatih anak-anak praktik langsung mengenal binatang dan jenis pekerjaan, yang menjadi salah satu tema pengembangan anak-anak.

"Kami memilih peternakan ini karena jaraknya terjangkau, kemudian untuk kontribusinya tidak terlalu mahal, lokasinya memadai, dan materinya sangat menarik bagi anak-anak. Ada 105 anak TK Pertiwi berkunjung ke peternakan ini. Harapan nantinya mereka lebih mencintai satwa dan memelihara lingkungan," kata Erlina

Kambing etawaadalah kambingyang didatangkan dari India, disebut juga kambing Jamnapari. Kambing jenis ini mampu menghasilkan susuhingga tiga liter per hari. Susu kambing PE sangat bagus terutama untuk penyembuhan penyakit pernafasan seperti asma, bronkitis maupun flek.

BERITA TERKAIT

Kementan Resmikan Pelatihan Peternakan Kambing-Domba

NERACA Jakarta –  Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian I Ketut Diarmita mengapresiasi berdirinya Pusat Pelatihan Kambing dan…

OJK dan BI Komitmen Tingkatkan Edukasi dan Literasi Keuangan

      NERACA   Bandung - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) bersama industri jasa keuangan lainnya…

Peduli Pada Kesehatan Anak - Generali Edukasi Pentingnya Makanan Gizi Seimbang

Gizi buruk masih menjadi ancaman masalah kesehatan bagi bangsa ini, lantaran jumlahnya masih tinggi. Meskipun trennya sudah terjadi penurunan, pemerintah…

BERITA LAINNYA DI PENDIDIKAN

Pentingnya Peran Peneliti untuk Mitigasi Bencana

  Kepala Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Sri Sunarti Purwaningsih menilai pentingnya peran peneliti dan…

Perlukah Fatwa Haram untuk Games PUBG?

      Games Player Unknown's Battle Grounds (PUBG) semakin banyak menjadi perbincangan. Selain di kalangan anak muda yang gemar…

Pendidikan Swasta Perlu Diperkuat

    Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Prof Rhenald Kasali melihat laporan bank Dunia tentang indeks Modal Insani 2018 menguatkan…