Cermat Berburu Hunian Bekas

Hunian menjadi salah satu kebutuhan yang memang sangat penting, tidak hanya sebagai tempat berlindung dari panasnya matahari dan dinginnya hujan saja. Lebih dari itu hunian memiliki peranan yang sangat penting dalam sebuah kehidupan, dari menciptakan kehidupan yang lebih baik, melatih tumbuh kembang si anak hingga tempat melakukan segala aktivitas dari tidur dan mungkin saja hingga bekerja.

Untuk sebagian orang, hunian juga menjadi salah satu perlambangan dirinya atau si pemiliknya, karena itu tidak heran bila dicerita-cerita masa lampau, seorang raja rela membangunkan istana besar untuk seorang ratunya, selainkan melambangkan kasih sayang, rumah juga sering diibaratkan dengan perlambangan kekayaan.

Melonjaknya harga property di Indonesia memang membuat harga hunian menjadi melonjak tajam. Akhirnya banyak orang yang memilih menyewa hunian ataupun mengontrak hunian, tapi bila masih ingin memiliki hunian, membeli hunian bekas mungkin bisa menjadi pilihan yang menarik. Harga hunian baru saat ini memang masih cukup mahal.

Untuk mengakalinya, biasanya pembeli mengupayakan dengan mencari hunian seken. Karena pertimbangan harga yang tentunya lebih murah ketimbang hunian baru. Tetapi, sebelum menentukan membeli sebuah hunian seken, banyak hal-hal yang harus lebih dulu diperhatikan. Tujuannya, agar tidak terjadi penyesalan setelah membelinya. Nah, jika kita tertarik membeli hunian seken, telitilah hunian yang akan kita beli tersebut.

Periksalah kondisi bangunan dengan melibatkan pihak lain yang lebih mengerti soal hunian, seperti kontraktor atau arsitek misalnya. Jika terpaksa harus sendiri, hal terpenting yaitu lakukan pengecekan fondasi dan struktur bangunan, mulai dari lantai, hingga ke atap. Pastikan juga soal sirkulasi udara di setiap ruangan dan sumber air.

Selanjutnya teliti pula akan status kepemilikan dan dokumen. Untuk itu, periksa Izin Mendirikan Bangunan, serta nama yang tercantum pada sertifikat. Itu akan berguna untuk mengecek luas bangunan sama dengan yang tertera di sertifikat PBB dan IMB.

Jangan lupa perhatikan juga usia bangunan, ada baiknya jika Kita menanyakan usia bangunan dimaksudkan sebagai tindakan preventif, apabila nantinya hunian seken tersebut ditempati. Karena kualitas bangunan juga turut ditentukan pada usia bangunan itu sendiri.

Membeli hunian seken yang baik tentunya dengan membelinya secara langsung dari pemiliknya. Ya, dengan menemui pemilik hunian, kita bisa memperoleh informasi secara rinci akan kondisi hunian Selain itu, dengan bertemu pemiliknya langsung, harga hunian juga menjadi lebih murah karena kita atau penjual tidak perlu memberi komisi kepada broker atau perantara.

Carilah data sebanyak-banyaknya mengenai harga pasaran hunian yang sedang kita inginkan. Juga pertimbangkan nilai investasi yang kita keluarkan jika suatu hari kita hendak menjualnya. Dengan mencari info seputar harga pasaran tanah dan hunian di sekitar lokasi dapat membantu kita melakukan penawaran sewajarnya. Selain itu, jika kita ingin menjualnya, kita juga bisa menjualnya dengan harga yang pas.

Terakhir, jika kita ingin proses yang mudah, ada baiknya menggunakan jasa perantara atau broker. Nah, jika memang terpaksa membutuhkan jasa perantara, maka pilihlah broker yang bisa dipercaya. Misalnya, broker tersebut sudah kita kenal atau atas rekomendasi terbaik kolega kita. Sehingga nantinya pembelian hunian akan lebih mudah dan bukannya malah menyusahkan.

BERITA TERKAIT

Area Bekas Tambang Freeport Diminta Ditanami Merbau

NERACA Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyarankan area bekas tambang PT Freeport Indonesia ditanami…

Presiden Diminta Cermat dan Hati-Hati Pilih Menteri

NERACA Jakarta - Pengamat hukum tata negara dari Universitas Jember Bayu Dwi Anggono berpendapat Presiden Joko Widodo harus berhati-hati dan…

Produsen Nikel Berburu Cuan dari Mobil Listrik

NERACA Jakarta – Industri otomotif dalam negeri memasuki era seiring dengan ditekennya Peraturan Presiden (Perpres) tentang  percepatan pengembangan kendaraan listrik.…

BERITA LAINNYA DI HUNIAN

Bank Dunia Apresiasi Program Sejuta Rumah Pemerintah

  NERACA Jakarta - Bank Dunia mengapresiasi program Sejuta Rumah yang dibuat oleh Pemerintah Republik Indonesia (RI) sebagai salah satu…

Pertumbuhan Pasokan Perkantoran di Jakarta Melambat

  NERACA Jakarta - Perusahaan konsultan properti Colliers International menyatakan bahwa pertumbuhan pasokan perkantoran di wilayah DKI Jakarta terus melambat…

Tukang.com Komitmen Kembangkan UKM

  NERACA Jakarta - CEO tukang.com Aziz Hartanto mengatakan berkomitmen untuk kembangkan usaha kecil menengah (UKM) dengan menggandeng sejumlah pelaku…