IBPA Rilis Aplikasi Sistem Informasi Harga Pasar

Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA) meluncurkan aplikasi sistem informasi referensi Harga Pasar Wajar (HPW) efek bersifat utang, yaitu The New BIPS (Bond Information and Pricing Services),”Sebuah sistem info baru yang kami kembangkan sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan pasar surat utang yang komprehensif," kata Direktur Utama IBPA, Ignatius Girendroheru di Jakarta, Selasa (24/2).

Aplikasi tersebut merupakan pengembangan dari aplikasi BIPS sebelumnya. BIPS baru dilengkapi dengan tambahan data dan informasi yang lebih lengkap, disertai dengan fitur-fitur baru yang memudahkan dalam mengakses informasi referensi HPW atas Surat Berharga Negara (SBN) dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dalam denominasi mata uang rupiah dan dolar AS, obligasi dan sukuk korporasi, serta KIK-EBA, yang telah divaluasi oleh IBPA.

Selain itu, kini pengguna juga dapat mengetahui informasi mengenai rentang batas atas dan bawah HPW untuk setiap efek yang divaluasi, Indonesia Bond Indexes (INDOBeX), Yield dan Yield Curves, Credit Spread Matrix, Debt Market Research (harian, mingguan, dan bulanan), Bond Calculator, ABS Calculator, dan My Portofolio (portofolio management tool).

Sebanyak 496 seri obligasi ditampilkan melalui aplikasi ini, termasuk sukuk dan KIK-EBA, dengan total nilai nominal mencapai Rp 1.959,12 triliun. Diluncurkannya aplikasi berbasis web ini pun diharapkan dapat mendukung pertumbuhan pasar obligasi yang semakin berkembang di Indonesia. (bani)

BERITA TERKAIT

Pemerintah Luncurkan Aplikasi Penggalangan Donasi

      NERACA   Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Sosial merilis aplikasi online SIMPPSDBS untuk mewadahi antusiasme dan kepedulian…

Fintech BUMN Dilengkapi dengan Sistem QR Code

    NERACA   Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara berharap BUMN finansial berbasis teknologi (tekfin/fintech) yang menggunakan sistem…

Polemik Harga Tiket, Dugaan Kartel dan Penyelamatan Maskapai

Oleh: Royke Sinaga Pesawat terbang sebagai moda transportasi harus diakui tetap menjadi favorit bagi masyarakat. Selain dapat menjelajah jarak ribuan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Transaksi Saham di Sumut Masuk 10 Besar

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) mengungkapkan, transaksi investor pasar modal di Sumut masuk 10 besar nasional…

IPCC Serap Dana IPO Rp 525,28 Miliar

Sejak mencatatkan saham perdananya di pasar modal tahun kemarin, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. (IPCC) telah memakai dana penawaran umum…

Armada Berjaya Bidik Dana IPO Rp39 Miliar

Satu lagi perusahaan yang bakal IPO di kuartal pertama tahun ini adalah PT Armada Berjaya Trans Tbk. Perusahaan yang bergerak…