Bandung Jadi Daerah Wisata Terfavorit di Asia - Sambut Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika

Bandung bersiap peringati 60 tahun Konferensi Asia Afrika, wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara memilih Bandung sebagai daerah wisata terfavorit di kawasan Asia. Kota Bandung berada pada posisi ke-4 setelah Bangkok, Seoul dan Mumbay, sedangkan di dunia menduduki peringkat ke-21. Hasil tersebut didapat dari survei independen di Facebook.

Kota Bandung juga terus membenahi diri, seperti pembenahan yang akan dilakukan pada trotoar, taman dan transportasi. Revitalisasi Bandara Husein Sastranegara pun akan rampung pada September 2015. Nantinya bandara akan terlihat seperti baru, dan terminal penumpang berkapasitas lebih banyak.

Sementara dari sisi infrastruktur, angkutan di Bandung juga akan dibenahi untuk kenyamanan wisatawan yang berjalan-jalan di sekitar kota. Taksi akan diverifikasi karena ada beberapa armada yang memiliki pelayanan kurang baik. Selain itu, akan ada penambahan armada Bus Bandros dari 3 armada menjadi 30 armada.

Pada 2015, Pemerintah Kota Bandung menetapkan angka kunjungan wisatawan mencapai 5,5 juta kunjungan dalam setahun. Adapun rata-rata perkiraan wisatawan pada 2014 mencapai 6 juta kunjungan dalam setahun. Lokasi di luar kota misalnya Tangkuban Perahu yang terletak di Kabupaten Bandung Barat atau Kawah Putih di Kabupaten Bandung. Di dalam Kota Bandung sendiri, wisata kuliner dan belanja masih menjadi daya tarik yang kuat bagi wisatawan.

Untuk penginapan, Kota Bandung memiliki sekira 20 ribu kamar hotel. Pemerintah masih mengizinkan pembangunan hotel baru dengan cara zonasi. Di kawasan jenuh seperti Cihampelas, hotel baru tidak diperbolehkan. Pengembangannya diarahkan ke wilayah timur Bandung.

Bandung kini menjadi kota metropolitan yang terbesar ketiga di Indonesia setelah DKI Jakarta dan Surabaya. Kota ini terus menggeliat sebagai tujuan wisata warga Jakarta setelah dibukanya Jalan Tol Cipularang. Meski demikian sejak masa Hindia Belanda, Bandung sebenarnya sudah menjadi favorit pelesir orang Eropa dari Batavia (Jakarta).

Di sekitar Bandung dengan mudah dapat dijangkau beragam tujuan wisata seperti Gunung Tangkuban Parahu, Kawah Putih, perkebunan teh di Pangalengan, Saung Angklung Udjo, dan banyak lain yang lainnya. Di dalam kota Bandung juga berdiam banyak gedung arsitektur bersejarah, termasuk corak artdeco.

Bandung melejit namanya setelah menjadi tempat perhelatan Konferensi Asia Afrika tahun 1955 yang melahirkan “Dasasila Bandung”. Pada 19-24 April 2015, Bandung dan Jakarta akan menjadi tuan rumah peringatan 60 tahun Konferensi Asia Afrika. Pertemuan internal antarwakil negara Asia-Afrika akan digelar 19-23 April 2015 di Jakarta dan pada pada 24 April 2015 puncaknya akan dihelat di Bandung. Peringatan ke-60 tahun Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Afrika akan mengambil tema "Penguatan Kerjasama Negara Selatan-Selatan".

Ada sekira 109 kepala negara dan 25 organisasi internasional yang akan diundang dalam acara tersebut.‎ Persiapan untuk perhelatan tersebut terus dilakukan. Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil melibatkan peran aktif warga untuk menyukseskan acara. Pemerintah Kota Bandung juga menyiapkan berbagai hal sampai ke tingkat kewilayahan.

Infrastruktur terus dibenahi Pemkot difokuskan di jalur zona KAA. Beberapa titik-titik yang akan dilewati tamu kenegaraan seperti Jalan Braga, Tegalega, Gedung Merdeka, Alun-Alun Bandung, dan Masjid Raya Bandung. Selain itu, untuk menunjukkan ciri khas Kota Bandung, akan ada karnaval untuk penyambutan tamu KAA tersebut. Karnaval akan dikonsep sedemikian rupa mengikuti tema KAA yang berlangsung.

BERITA TERKAIT

Patra Comfort Bandung Raih Penghargaan PHRI

Patra Comfort Bandung Raih Penghargaan PHRI  NERACA Jakarta - Patra Comfort Bandung meraih penghargaan sebagai hotel bintang tiga terbaik di…

Gua Batu Cermin, Wisata ke Perut Bumi di Labuan Bajo

Saat memutuskan untuk pergi berwisata ke Labuan Bajo, NTT, sebagian besar pasti sudah membayangkan tentang keindahan pantai, keindahan bawah laut…

Ragam Atraksi Wisata di Pantai Bido

Menghabiskan waktu di pantai sembari menikmati suara debur ombak, desir angin, dan limpahan sinar mentari yang tidak ada habisnya adalah…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Gua Batu Cermin, Wisata ke Perut Bumi di Labuan Bajo

Saat memutuskan untuk pergi berwisata ke Labuan Bajo, NTT, sebagian besar pasti sudah membayangkan tentang keindahan pantai, keindahan bawah laut…

Ragam Atraksi Wisata di Pantai Bido

Menghabiskan waktu di pantai sembari menikmati suara debur ombak, desir angin, dan limpahan sinar mentari yang tidak ada habisnya adalah…

Jumlah Wisatawan yang Menginap di Banten Mulai Meningkat

Bencana tsunami yang melanda Kabupaten Serang dan Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, akhir Desember 2018 menyebabkan banyak sektor, termasuk pariwisata, harus…