Pefindo Sematkan Peringkat AAA Obligasi FIF

NERACA

Jakarta - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat idAAA untuk Obligasi Berkelanjutan I Tahap I dan II senilai Rp3,3 triliun, yang diterbitkan PT Federal International Finance (FIFA). Informasi tersebut disampaikan Pefindo dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (3/2).

Selain itu, Pefindo juga memberikan peringkat serupa untuk perusahaan dengan prospek stabil. Peringkat perusahaan, meliputi Obligasi Berkelanjutan I Tahap I/2012 seri C senilai Rp1,63 triliun, yang akan jatuh tempo pada 20 April 2015,”Pefindo berkeyakinan bahwa perusahaan memiliki kemampuan untuk memenuhi kewajiban obligasinya yang akan jatuh tempo," kata analis Pefindo Gary Hanniffy.

Dijelaskan, kemampuan tersebut lantaran per akhir September tahun lalu, perusahaan masih memiliki saldo kas sebesar Rp1 triliun, rata-rata penerimaan piutang pembiayaan sekitar Rp2,4 triliun per bulan. Di samping itu, perusahaan juga memiliki total fasilitas kredit pinjaman yang belum digunakan per akhir September tahun lalu mencapai Rp15,1 triliun, termasuk joint financing.

Menurut dia, peringkat itu mencerminkan fungsi perusahaan yang strategis bagi induk usahanya, PT Astra International Tbk (ASII), posisi usaha yang sangat kuat di industri pembiayaan sepeda motor dan kualitas aset. Kendati demikian, peringkat itu dibatasi ketatnya persaingan di industri pembiayaan. FIFA merupakan perusahaan pembiayaan Grup Astra yang fokus pada produk sepeda motor Honda dan baru memasuki pasar pembiayaan mobil dan white goods melalui merek Spektra. (bani)

BERITA TERKAIT

Lunasi Obligasi Jatuh Tempo - Mayora Indah Siapkan Dana Rp 750 Miliar

NERACA Jakarta – Menepati pelunasan obligasi yang jatuh tempo pada Mei 2019, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) sudah menyiapkan dana…

BEI Catatkan Obligasi MTF Rp 1 Triliun

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mencatatkan obligasi berkelanjutan IV PT Mandiri Tunas Finance tahap I tahun 2019 sejumlah Rp1…

BRI Rencanakan Rilis Obligasi Rp 20 Triliun

Dalam rangka perkuat modal guna menunjang ekspansi bisnis, tahun ini PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) bakal menerbitkan obligasi berkelanjutan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Harga Saham Melorot Tajam - Saham Cottonindo Masuk Pengawasan BEI

NERACA Jakarta - Perdagangan saham PT Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena mengalami…

Kuras Kocek Rp 460,38 Miliar - TBIG Realisasikan Buyback 96,21 Juta Saham

NERACA Jakarta - Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) telah membeli kembali atau buyback saham dari…

KINO Akuisisi Kino Food Rp 74,88 Miliar

PT Kino Indonesia Tbk (KINO) akan menjadi pemegang saham pengendali PT Kino Food Indonesia. Rencana itu tertuang dalam perjanjian Jual…