Rayakan Pencapaian & Keberhasilan Murid - WSE Anual Star Award

Dengan metode yang berbeda, Wall Street English memotivasi murid-muridnya untuk menjalankan proses metode belajar dengan seksama dan rajin belajar sehingga dapat meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris mereka dalam menyambut Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

NERACA

Kepiawaian berbahasa Inggris memiliki peranan penting untuk memperoleh keunggulan dalam menyambut Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Menghadirkan berbagai kegiatan yang kreatif dan menarik dalam mempelajari bahasa Inggris bagi para muridnya, Wall Street English (WSE) baru saja memberi penghargaan “2014 Wall Street English Annual Star Award” bagi para murid dari berbagai center Wall Street English di Jakarta dan Bandung.

Dinominasikan untuk kemampuan berbahasa Inggris mereka, murid-murid ini semakin bersinar dengan komitmen teguh mereka terhadap peraturan Total English Environment Wall Street English, serta kehadiran di kelas. Setelah proses penjurian yang menguji kemampuan mereka dalam berbahasa Inggris dan berbicara di depan publik, para juri pun menganugerahi satu murid di setiap center dengan gelar “Wall Street English Star” dan hadiah berupa piala, voucher belanja dan cinderamata.

Brand Communication, and PR Marketing Manager, Wall Street English Indonesia, William Karmawan S. menuturkan, dengan semakin dekatnya implementasi Masyarakat Ekonomi ASEAN, kefasihan berbahasa Inggris menjadi penting untuk dapat berkompetisi di era pasar bebas ASEAN. Wall Street English, membuka pintu peluang bagi para murid dengan memberikan mereka pembekalan dalam bahasa Inggris. Berdasarkan representasi utama dari konsep dan misi ‘Change Your Future’, Penghargaan Star Award merupakan salah satu dari berbagai usaha WSE untuk memotivasi murid mengembangkan potensi mereka dan menjadi yang terbaik

“Kami yakin bahwa murid-murid kami adalah bintang, karena komitmen, semangat dan antusiasme yang mereka tampilkan saat mengikuti program belajar Wall Street English. Kami berharap bahwa lebih banyak lagi murid yang akan terinspirasi atas pencapaian teman-teman mereka, dan menjadi Wall Street English Star berikutnya,” ujar “,” jelas William.

Wall Street English (WSE) hadir di Indonesia sejak Februari 2007 dengan mengedepankan metode belajar revolusioner, yaitu WSE Blended Learning Method. Metode yang telah digunakan oleh institusi ini selama lebih dari 40 tahun telah terbukti mampu membantu para muriduntuk belajar sesuai dengan kemampuan mereka. Murid dapat datang ke center kapan saja tanpa harus khawatir bahwa mereka akan ketinggalan pelajaran karena jadwal pembelajarannya yang fleksibel bagi para murid.

Dalam kompetisi penghargaan tahunan ini, para murid diajak untuk berpartisipasi dengan cara mengirimkan foto diri dengan logo Wall Street English secara kreatif serta menuliskkan pengalaman berkesan mereka menggambarkan pengalaman belajar di Wall Street English dan alasan mereka patut terpilih sebagai “Star Student” secara singkat. Kemudian, center akan mengunggah ke laman Facebook milik setiap center Wall Street English dengan mencantumkan #WSEStar.

Setiap center kemudian memilih 6 finalis berdasarkan perkembangan belajar dan disiplin mereka, termasuk kehadiran di dalam kelas, mengikuti aturan center – Total English Environment, serta kemampuan menulis yang dilihat melalui testimonial mereka. Finalis terpilih diundang hadir dalam acara malam penghargaan, untuk sesi tanya jawab dan memberikan pidato singkat untuk menunjukkan kemampuan berbicara dan mendengarkan dalam Bahasa Inggris mereka. Penjurian dan pengumuman pemenang dilakukan oleh Service Coordinator dan Center Director dari setiap center.

“Wow! Saya tidak menyangka akan memenangkan penghargaan Wall Street English Star! Senang sekali rasanya. Wall Street English telah membantu saya dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris. Saya pun lebih percaya diri untuk menggunakan bahasa Inggris dalam kegiatan sehari-hari saya,” ujar Lauw Rama, 2014 Wall Street English “Star Student” di center Ratu Plaza.

Sementara itu, Rosalina Chandra Bestari, Wall Street English “Star Student” di center Kota Kasablanka berujar, Wall Street English dengan ide-ide baru membuat belajar bahasa Inggris menjadi lebih seru.

“Saya menyukai kegiatan social club karena memberikan saya kesempatan berlatih bahasa Inggris dalam situasi sehari-hari dan bertemu banyak teman dengan beragam latar belakang pendidikan dan pekerjaan,” kata dia

Guna membantu para murid menyiapkan diri dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asia, Wall Street English, selain dengan metode pembelajaran yang berbeda, juga menawarkan level PRO yang merupakan bagian dari tingkatan belajar Wall Street English. Level PRO ini akan membantu para murid belajar berbahasa Inggris untuk memenuhi kebutuhan karir dan bisnis. Pembelajaran level PRO ini terdapat dalam tiga level PRO, yaitu: WaystagePRO, Upper WaystagePRO dan ThresholdPRO. Dengan demikian Wall Street English semakin yakin dalam mendukung muridnya untuk mempersiapkan diri menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN dengan memberi gambaran penggunaan bahasa Inggris secara efisien di lingkungan professional.

BERITA TERKAIT

Rayakan Hari Jadi Ke-50 - Sharp Targetkan Penjualan Rp 11 Triliun

NERACA Jakarta – Eksistensi PT Sharp Electronics Indonesia dalam menjalankan bisnisnya tidak bisa lepas dari inovasi produk yang selalu dihadirkan…

CITI MICROENTREPRENEURSHIP AWARD

CEO Citi Indonesia, Batara Sianturi (tengah) bersama Director of Agriculture and Financial Inclusion Mercy Corps Indonesia Andi Ikhwan (kedua kiri),…

All New Ertiga Mobil Terbaik Versi Otomotif Award 2019

Suzuki All New Ertiga meraih penghargaan mobil terbaik atau "Car of The Year" pada ajang Otomotif Award 2019. Kendaraan keluarga…

BERITA LAINNYA DI PENDIDIKAN

Pentingnya Peran Peneliti untuk Mitigasi Bencana

  Kepala Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Sri Sunarti Purwaningsih menilai pentingnya peran peneliti dan…

Perlukah Fatwa Haram untuk Games PUBG?

      Games Player Unknown's Battle Grounds (PUBG) semakin banyak menjadi perbincangan. Selain di kalangan anak muda yang gemar…

Pendidikan Swasta Perlu Diperkuat

    Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Prof Rhenald Kasali melihat laporan bank Dunia tentang indeks Modal Insani 2018 menguatkan…