WIKA Siap Menuai Panen di Wika Realty - Beri Suntikan Modal Rp 300 Miliar

NERACA

Jakarta – Berbekal pengalaman di bisnis konstruksi, rupanya bakal dituangkan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) untuk mengembangkan anak usahanya di bidang properti yaitu Wika Realty agar lebih besar lagi. Sukses mengantarkan WIKA Beton di pasar modal, bakal dilakukan hal yang sama pada Wika Realty. Namun kali ini, WIKA tengah mematangkan bisnis properti Wika Realty dengan menyuntik modal.

Tahun ini, perseroan bakal memberikan modal usaha ke Wika Realty dalam dua tahap dengan total Rp 300 miliar,”Tahap pertama dilakukan pada 29 Desember 2014 sebesar Rp150 miliar dan tahap kedua di semester I 2015 sebesar Rp150 miliar,”kata Sekretaris Perusahaan PT Wijaya Karya Tbk, Suradi.

Disebutkan, sumber dana yang digunakan untuk penambahan penyertaan modal itu berasal dari penerbitan Medium Term Notes I WIKA Tahun 2014 dan dari kas internal. Diperkirakan dengan penambahan penyertaan saham tersebut, maka laba setelah pajak anak usaha yang didistribusikan ke pemilik entitas induk naik dari Rp102,735 miliar menjadi Rp126,109 miliar tahun ini. Saat ini kepemilikan WIKA di Wika Realty mencapai 85,26%.

Direktur Keuangan WIKA Ganda Kusuma pernah bilang, pihaknya tengah mempersiapkan rencana WIKA Realty untuk IPO pada tahun 2015,”IPO Wika Realty masih kami pelajari, kapan timing-nya yang tepat. Tapi mungkin akan kami lakukan di tahun 2015,”ujarnya.

Terkait rencana itu, dia mengatakan, perseroan tengah melakukan kajian dengan melihat keadaan pasar. Menurut dia, saham-saham yang saat ini yang sedang booming adalah infrastruktur dibandingkan saham properti. Namun, perseroan mengharapkan bahwa saham properti pada tahun 2105 bisa lebih baik.

Kata Ganda, hingga saat ini perseroan masih dalam tahap persiapan dengan terus memperkuat landbank yang dimiliki oleh Wika Realty, baik melalui kerja sama dengan BUMN atau swasta dan memberikan suntikan modal.

Sementara Direktur Utama WIKA Bintang Perbowo menuturkan, seluruh pemegang saham Wika Realty telah menyetujui untuk mengambil bagian atas peningkatan modal Wika Realty secara proporsional terhadap kepemilikan saham masing-masing pemegang saham dalam Wika Realty.

Dengan adanya transaksi afiliasi ini akan menambah kepemilikan penyertaan modal WIKA kepada Wika Realty, yang berdampak pada peningkatan deviden di kemudian hari,”Bagi Wika Realty penambahan modal ini akan berguna untuk menambah ekuitas dan menurunkan debt equity ratio, meningkatkan jaminan pinjaman, menambah kas dan modal serta meningkatkan kemampuan investasi untuk menambah recurring income dan meningkatkan perolehan kontrak baru," ujarnya.

Selain itu, untuk memperkuat struktur permodalan, sehingga dapat meningkatkan potensi perusahaan untuk mendapatkan tambahan pendanaan dari pihak ketiga serta menumbuhkan kinerja yang lebih baik setelah penambahan modal dari WIKA. Saat ini, Wika Realty sedang mengembangkan sembilan kawasan landed house dan 12 proyek high rise, yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yakni di Sulawesi, Kalimantan, Jawa, Bali dan Sumatera.

Selain sebagai pengembang, Wika Realty juga memiliki unit usaha bidang property management berupa pengelolaan klub olah raga, perkantoran, perhotelan, apartemen serta kawasan industri dan unit usaha bidang konstruksi yang saat ini lebih difokuskan untuk menangani proyekproyek high rise yang sedang dikembangkan Wika Realty‎. (bani)

BERITA TERKAIT

Wika Bitumen Perkuat Bisnis Pengolahan Aspal - Gandeng Investor Asal Cina

NERACA Jakarta – Melengkapi bisnis di sektor konstruksi dan infrastruktur, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) melalui anak usahanya PT…

BNI Beri Tambahan Kredit Jalan Tol Manado-Bitung

  NERACA   Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk turut membiayai Proyek Jalan Tol Ruas Manado-Bitung, Sulawesi Utara,…

SAME Suntik Modal Anak Usaha Rp 100 Miliar

NERACA Jakarta – Emiten pengelola rumah sakit Omni Hospital, PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) belum lama ini memberikan dana…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Penjualan HEXA Capai 22,95% Dari Target

Di kuartal kedua 2018, PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) membukukan penjualan alat berat sebanyak 495 unit atau 22,95% dari target…

Penjualan Kabelindo Murni Turun 29,45%

NERACA Jakarta - PT Kabelindo Murni Tbk (KBLM) membukukan penjualan bersih konsolidasi sebesar Rp221,7 miliar sepanjang kuartal I/2018. Capaian tersebut…

BTPN Bukukan Laba Bersih Rp 1,09 Triliun

NERACA Jakarta – Semester pertama 2018, PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) membukukan laba bersih Rp 1,09 triliun atau…