Lenovo dan Intel Siap Jadikan User Produser - Dukung Penggarapan Film Filosofi Kopi

Lenovo bersama dengan Intel Indonesia mengumumkan dukungannya terhadap pembuatan film Filosofi Kopi, film jenis user-generated movie pertama di Indonesia. Kolaborasi ini merupakan wujud komitmen yang kuat Lenovo dan Intel terhadap perkembangan industri film nasional. Sebagai salah satu industri kreatif yang tumbuh pesat , industri film semakin menjadi populer di negeri sendiri. Perkembangan Industri film nasional telah mendorong tampilnya talenta-talenta unggulan dan ide-ide kreatif lokal yang semakin diperhitungkan, tidak hanya di tingkat nasional tapi juga di tingkat regional dan internasional.

Di samping dukungan pendanaan dari Lenovo dan Intel, pembuatan film Filosofi Kopi juga mendapat dukungan rangkaian perangkat-perangkat terbaru berupa berupa laptop dan desktop Lenovo berbasis teknologi Intel, serta Lenovo smartphone. Perangkat PC dan tablet Lenovo serta Lenovo smartphone berbasis Intel menjadi alat pendukung bagi para pemeran utama dan sutradara dalam proses pembuatan film maupun sebagai perangkat yang digunakan dalam beberapa adegan dalam film.

“Intel Indonesia menyambut baik kolaborasi dengan Lenovo untuk mendukung user-generated movie pertama di Indonesia,” kata Yohan Wijaya MNC Sales Director Intel Indonesia “Dukungan teknologi Intel didalam perangkat komputasi terbaru dari Lenovo merupakan kombinasi handal untuk mendukung proses kreatif pembuatan film Filosofi Kopi”. Di samping keunikan dari filosofi kopi sendiri yang sangat sesuai dengan karakter Intel sebagai “ingredient brand”

Film ini bercerita tentang persahabatan, Cinta, Pencarian Jiwa Dan Berdamai Dengan Masa Lalu Melalui Kopi. Disutradari oleh peraih Piala Citra Angga Dwimas Sasongko, film Filosofi Kopi yang diangkat dari novel dengan judul sama yang ditulis oleh Dewi ‘Dee’ Lestari ini bercerita tentang persahabatan, cinta, pencarian jiwa dan berdamai dengan masa lalu melalui kopi.

Dalam film ini dikisahkan dua sahabat Ben (Chicco Jerikho) dan Jody (Rio Dewanto) membangun sebuah kedai kopi terkemuka di Jakarta yang dinamai “Filosofi Kopi”. Kedai kopi ini hanya menyediakan kopi terbaik Indonesia. Untuk menjawab tantangan menciptakan kopi yang sempurna dari seorang pengusaha, Ben dan Jody harus bertualang menyusun lagi serpihan – serpihan masa lalu mereka yang penuh getir bersama orang tua mereka masing–masing.

Related posts