Astra Otoparts Serap PUT I Rp 2,95 Triliun

PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) hingga akhir 2014, telah menyerap dana dari Penawaran Umum Terbatas I (PUT I) Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebesar Rp2,95 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Direkrut PT Astra Otoparts Tbk, Ignatius Robby Sani mengatakan, total dana bersih setelah dikurangi biaya dan kewajiban hasil PUT I mencapai Rp2,97 triliun,”Sampai dengan 31 Desember 2014, jumlah total yang telah dipergunakan oleh perseroan sesuai dengan rencana penggunaan dana adalah sebesar Rp2,95 triliun," ujarnya.

Sebagai catatan, AUTO telah melakukan PUT I sebanyak 963,94 juta lembar saham dengan nilai nomonal Rp100, dan saham yang ditawarkan dengan harga penawaran Rp3.100 setiap saham. Adapun penggunaan dana adalah untuk refinancing sebesar Rp1,53 trilun, bridging loan sebesar Rp700 miliar, dan sisanya untuk penyertaan modal atau pinjaman Rp719,9 miliar.

Masih tumbuhnya produksi motor dan mobil tahun ini bakal mengerek kinerja keuangan PT Astra Internasional Tbk dan anak usahanya, termasuk PT Astra Otoparts Tbk. Disebutkan, peningkatan kapasitas produksi sepeda motor sport sebanyak 500 ribu unit per tahun berpotensi menaikkan kinerja keuangan PT Astra International Tbk (ASII). Kapasitas produksi sepeda motor perseroan bakal bertambah menjadi 5,8 juta unit dari saat ini 5,3 juta unit.

Astra menargetkan pabrik baru motor sport beroperasi pada akhir 2015. Perseroan siap menginvestasikan dana sebesar Rp 1,9 triliun. Analis Indo Premier Securities Chandra Pasaribu mengungkapkan, pabrik tersebut akan memproduksi sepeda motor sport CBR150, CBR150R, dan CBR250. Ekspansi itu diharapkan dapat mengimbangi tren peningkatan permintaan sepeda motor sport di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. (bani)

BERITA TERKAIT

Kemensos Pede Kenaikan PKH Rp32 Triliun Disetujui DPR

    NERACA Jakarta – Kementerian Sosial optimistis kenaikan anggaran Program Keluarga Harapan (PKH) hingga dua kali lipat mencapai Rp32…

Rp7,1 Triliun Dana Asing Masuk Ke Pasar Keuangan

  NERACA Jakarta - Modal asing yang masuk ke pasar keuangan terutama melalui Surat Berharga Negara mencapai Rp7,1 triliun dalam…

Raperda LPJ APBD Rp3,3 Triliun Walikota Depok Ditolak Fraksi - Diusulkan Agar DPRD Bentuk Pansus

Raperda LPJ APBD Rp3,3 Triliun Walikota Depok Ditolak Fraksi Diusulkan Agar DPRD Bentuk Pansus NERACA Depok - Meski baru saja…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

WTON dan WEGE Raih Kontrak Rp 20,22 Triliun

NERACA Jakarta – Di paruh pertama 2018, dua anak usaha PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) mencatatkan total kontrak yang akan…

Gelar Private Placement - CSAP Bidik Dana Segar Rp 324,24 Miliar

NERACA Jakarta – Perkuat modal dalam mendanai ekspansi bisnis, PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) berencana melakukan penambahan modal tanpa…

Luncurkan Dua Produk Dinfra - Ayers Asia AM Bidik Dana Kelola Rp 500 Miliar

NERACA Jakarta –  Targetkan dana kelolaan atau asset under management (AUM) hingga akhir tahun sebesar Rp 350 miliar hingga Rp…