Hari InI BEI Tutup Perdagangan Akhir Tahun

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan 'mengakhiri' masa perdagangan efek akhir tahun ini pada 30 Desember 2014. Adapun perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan dibuka kembali pada Jumat 2 Januari 2015. Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Maka dengan perdagangan terakhir bursa tahun 2014 pada Rabu 30 Desember 2014, maka bursa akan libur pada Rabu 31 Desember 2014 sampai Kamis 1 Januari 2015. Rencananya, pada penutupan perdagangan akhir tahun akan dilakukan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla yang akan didampingi oleh beberapa pejabat negara dari beberapa kementerian.

Sampai posisi terakhir pada penutupan perdagangan, IHSG sudah naik 21% sejak awal tahun ini. Di regional, penguatan IHSG tertinggi keempat setelah Tiongkok, India, dan Filipina. Kemudian diawal pekan ini, IHSG ditutup menanjak 11,390 poin (0,22%) ke level 5.178,373. Perdagangan berjalan relatif sepi karena sudah banyak pelaku pasar yang berlibur akhir tahun.

Menurut data yang dirilis CNN, Bursa Efek Indonesia masuk jajaran 10 besar bursa saham terbaik di dunia sepanjang 2014. Posisi BEI berada di nomor sembilan dengan pertumbuhan sekitar 20,24% pada penutupan perdagangan saham 23 Desember 2014.

Selain itu, IHSG mencatatkan level tertinggi sepanjang sejarah di kisaran 5.246,48 pada 8 September 2014. Ada sejumlah sektor saham yang jadi penopang IHSG. Tercatat sepanjang 2014, sektor saham properti, konstruksi, infrastruktur dan keuangan mencatatkan pertumbuhan tertinggi sepanjang 2014.

Berdasarkan data BEI pada penutupan perdagangan 24 Desember 2014, sektor saham properti, real estate dan konstruksi naik 52,64%, sektor saham keuangan menanjak 35,21%, dan sektor saham infrastruktur, utilitas dan transportasi menguat 24,30%. (bani)

BERITA TERKAIT

Indonesia-Australia Jajaki Tarif BM Nol Persen - Perdagangan Bilateral

NERACA Jakarta – Indonesia dan Australia tengah menjajaki kerja sama bilateral untuk pemberlakuan tarif bea masuk nol persen (0%) terhadap…

BEI Gelar Roadshow Pasar Modal Ke Tiongkok - Bidik Lebih Banyak Investor Asing

NERACA Jakarta  - Meskipun penetrasi pasar modal di dalam negeri masih rendah, hal tersebut tidak membuat PT Bursa Efek Indonesia…

Saham KIOS Masuk Dalam Pengawasan BEI

NERACA Jakarta - Dibalik akuisisi PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) terhadap PT Narindo Solusi Komunikasi (Narindo), membuat pergerakan harga…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pendapatan BTEL Susut Jadi Rp 1,51 Miliar

Bisnis telekomunikasi milik PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) terus menyusut. Tengok saja, hingga periode 30 Juni 2017 meraih pendapatan sebesar…

Saham IPO ZINC Oversubscribed 500 Kali

Kantungi dana segar hasil peawaran umum saham perdan atau initial public offering (IPO), PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) menyiapkan…

Hotel dan Residensial Beri Kontribusi - Penjualan PP Properti Proyeksikan Tumbuh 60%

NERACA Jakarta – Jelang tutup tahun yang tinggal dua bulan lagi, PT PP Properti Tbk (PPRO) terus bergerilya untuk memenuhi…