Bekasi Fajar Rilis Obligasi Rp 1,2 Triliun

Perusahaan properti, PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) melalui anak usahanya Bekasi Fajar International Pte. Ltd berencana menerbitkan surat utang sebesar SGD135 juta atau setara atau Rp 1,2 triliun.

Direktur Utama PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk, Hungkang Sutedja dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin, mengatakan, surat utang didapatkan di luar Indonesia dalam mata uang SGD dengan jumlah sebanyak-banyaknya SGD135 juta.

Surat utang rencananya akan dicatatkan dalam Singapore Exchange Securities Trading Limited,”Ketentuan pasti atas jumlah pokok, bunga dan ketentuan dari surat utang baru akan ditetapkan kemudian dengan mengacu pada hasil pricing yang berpatokan pada ketentuana Regulation S dari US Securities Act of 1933,”ujarnya.

Dia menjelaskan, perseroan dan anak usaha akan menanggung pembayaran kembali atas surat utang dan akan menandatangani suatu perjanjian penangguangan perusahaan. Dalam rangka penerbitan surat utang, penerbit dan perseroan telah menunjuk Citigroup Global Markets Singapore Pte. Ltd. dan UBS Ag, Singapore Branch sebagai joint lead managers dan bookrunners.

Berdasarkan analisa perseroan, rencana penerbitan surat utang memiliki nilai lebih dari 20% ekuitas perseroan, namun kurang dari 50% ekuitas perseroan berdasarkan laporan keuangan konsolidasian perseroan berakhir pada Juni 2014 yang telah ditelaah secara terbatas (limited review) oleh Kantor Akuntan Publik Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Ade Fatma & Rekan (PKF Accountants & Business Advisers) selaku auditor independen perseroan. (bani)

BERITA TERKAIT

BTN Pluit Resmi Jadi Kantor Cabang Penuh - Targetkan DPK Rp 1,2 Triliun

Seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk di Provinsi DKI Jakarta, khususnya Jakarta Utara yang akan mendorong kebutuhan pembiayaan perumahan, PT Bank…

CIMB Niaga Rilis Obligasi Rp 1,012 Triliun

Danai ekspansi bisnisnya, PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) telah menetapkan bunga tiga seri obligasi senilai Rp1,012 triliun. Dengan demikian,…

Naik Rp1,25 Triliun, Banggar Tetapkan Anggaran Subsidi Energi Rp157,79 Triliun

      NERACA   Jakarta - Rapat Panitia Kerja Badan Anggaran DPR menyetujui alokasi subsidi energi sebesar Rp157,79 triliun…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Transaksi Saham di NTB Tetap Tumbuh

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Mataram, Nusa Tenggara Barat, I Gusti Bagus Ngurah Putra Sandiana menyatakan, transaksi pembelian saham…

Tawarkan Harga Rp 190-230 Persaham - HK Metals Bidik Dana IPO Rp 337,33 Miliar

NERACA Jakarta -PT HK Metals Utama menawarkan harga saham perdana antara Rp 190-230 per saham. Nantinya, dana  hasil IPO akan…

Siapkan Sanksi Tegas - BEI Ingatkan Soal Aturan Free Float Saham

NERACA Jakarta - Meskipun meleset dari target, pihak PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengingatkan emiten untuk memenuhi kewajiban aturan…