Samuel Sekuritas Bidik Emisi Rp 1 Triliun

Tahun depan, PT Samuel Sekuritas Indonesia menargetkan pelaksanaan emisi senilai total Rp 1 triliun dari empat aksi korporasi,”Perusahaan telah melakukan pitching dengan bebepa perusahaan di sektor properti, pelayaran dan logistik, serta entertainment yang berencana melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) tahun depan,”kata VP Investment Banking PT Samuel Sekuritas Indonesia, Hadi Pranggono di Jakarta, Kamis (18/12).

Dirinya menuturkan, banyak pengusaha yang mau IPO tahun lalu, tapi masih wait and see lantaran tahun ini tahun pilpres dan ada kebijakan kenaikan BBM. Maka diharapkan, tahun depan seharusnya jumlah IPO meningkat. Selain yang sudah dijadwalkan, ditambah yang menunda tadi.

Selain aksi IPO, kata Hadi, perusahaan juga akan menangani aksi penawaran umum obligasi. Disebutkan, total nilai kapitalisasi pasar dari perusahaan-perusahaan yang akan ditanganinya tahun depan melebihi Rp 3 triliun,”Kalau semua lancar, target kami empat aksi IPO dan obligasi akan tercapai, tapi perlu dipertimbangkan dibanding perusahaan lain seperti PT Danareksa Sekuritas misalnya, kami relatif baru," ujarnya.

Sepanjang tahun 2014, perusahaan baru menangani satu aksi korporasi, yakni penawaran umum berkelanjutan (PUB) PT Greenwood Sejahtera Tbk (GWSA) tahap I senilai Rp 500 miliar, dan beberapa aksi private placement. (bani)

BERITA TERKAIT

Bidik Pasar Milenial - Erha Luncurkan E-commerce Produk Kesehatan Kulit

Boomingnya industri e-commerce di dalam negeri, dimanfaatkan Erha sebagai klinik kesehatan kulit untuk mendongkrak penjualan. Apalagi, saat ini belum banyak…

WIKA Bukukan Laba Bersih Rp 2,07 Triliun

NERACA Jakarta - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) sepanjang tahun 2018 mencetak laba bersih sebesar Rp2,07 triliun, tumbuh signifikan…

KPK Usulkan Rp20 Triliun untuk Pembiayaan Parpol

KPK Usulkan Rp20 Triliun untuk Pembiayaan Parpol NERACA Jakarta - KPK mengusulkan Rp20 triliun dari APBN digunakan untuk membiayai kegiatan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Pembangunan Jaya Ancol Tumbuh 1,4%

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) membukukan laba tahun 2018 sebesar Rp223 miliar atau tumbuh 1,4% dibandingkan dengan periode yang…

Laba Bersih Indocement Menyusut 38,3%

NERACA Jakarta – Pasar semen dalam negeri sepanjang tahun 2018 mengalami kelebihan pasokan, kondisi ini berdampak pada performance kinerja keuangan…

Pacu Pertumbuhan Investor di Sumbar - BEI dan OJK Edukasi Pasar Modal Ke Media

NERACA Padang - Dalam rangka sosialisasi dan edukasi pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Padang bekerja sama dengan…