Malindo Siapkan Capex Rp 500 Miliar

Tahun depan, perusahaan pakan ternak PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) menyiapkan dana sekitar Rp 500 miliar untuk ekspansi tahun depan. Dana ini akan digunakan untuk memperbesar kapasitas produksi pabrik pakan.

Lau Joo Hwa, Deputi CEO MAIN mengatakan, perseroan akan membangun kandang baru dan pabrik pakan, Selain itu, perseroan akan mengembangkan bisnis upstream, yakni dengan meningkatkan kapasitas produksi pabrik daging olahan.

Kapasitas terpasang pabrik daging olahan MAIN saat ini mencapai 7.000 ton per tahun. Namun, kapasitas produksi yang teralisasi baru sekitar 20% hingga 30%,”Kami ingin pendapatan dari bisnis daging olahan ini tumbuh 30% tahun depan," ujar di Jakarta, kemarin.

Bisnis makanan olahan MAIN tahun ini menunjukkan peningkatan dibanding tahun lalu. Hal ini tercermin dari peforma perseroan hingga September 2014 yang mencatat penjualan bersih sebesar Rp 38,28 miliar dair bisnis ini.

Secara presentase masih kecil dibandingkan penjualan secara keseluruhan yang mencapai Rp 3,39 triliun. Namun, jika dibandingkan di periode yang sama tahun lalu nilai penjualan bersih dari makanan olahan hanya Rp 2,53 miliar.Tahun ini, manajemen MAIN menargetkan bisa membukukan kenaikan penjualan seebsar 15% dibanding tahun lalu menjadi Rp 4,81 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

Bangun Pabrik di Kalimantan - Waskita Beton Terbitkan Obligasi Rp 500 Miliar

NERACA Jakarta –Danai pengembangan bisnis, yakni membangun pabrik di daerah Kalimantan,PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) melakukan periode penawaran awal…

BPII Terima Dividen Tunai Rp 12,99 Miliar

PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII) pada tanggal 12 Juni 2019 memperoleh dividen tunai tahun buku 2018 sebesar Rp12,99 miliar…

Jual Tanobel Sehat Nutrisi - CLEO Raup Dana Segar Rp 11 Miliar

NERACA Jakarta - PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) mengantungi dana segar senilai Rp11 miliar dari penjualan saham perseroan di PT…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BPII Terima Dividen Tunai Rp 12,99 Miliar

PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII) pada tanggal 12 Juni 2019 memperoleh dividen tunai tahun buku 2018 sebesar Rp12,99 miliar…

Kerugian Steady Safe Susut Hingga 54%

Meskipun masih mencatatkan rugi di kuartal pertama 2019, PT Steady Safe Tbk (SAFE) mengklaim rugi bersih yang dibukukan senilai Rp1,809…

Volume Penjualan SMCB Masih Terkoreksi

Lesunya pasar semen dalam negeri dirasakan betul oleh PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB). Perusahaan yang dulunya PT Holcim Indonesia…