Menghadirkan 30 Ikon Kuliner Tradisionl

Pekan Wisata Kuliner Tradisional

Sabtu, 20/12/2014

Tidak hanya wisata alam, wisata kuliner pun menjadi salah satu pilihan tujuan wisata yang menarik. Untuk mengupas keanekaragaman dan lezatnya kuliner dari seluruh Nusantara, Kementerian Pariwisata menyelenggarakan Pekan Wisata Kuliner Tradisional pada 12-14 Desember di Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Pekan Wisata Kuliner Tradisional merupakan tindak lanjut dari program 30 ikon kuliner tradisional Indonesia yang bertujuan untuk mengeksplorasi dan memperkenalkan kekayaan makanan Indonesia dari 34 provinsi untuk masyarakat global.

Program ini juga mendorong Pemerintah Daerah untuk berkolaborasi dengan semua pemangku kepentingan guna mengembangkan kuliner yang memiliki keunggulan kompetitif. Acara ini juga menghadirkan kuliner dari seluruh penjuru wilayah Indonesia, juga demo masak menarik yang dilakukan koki-koki muda dari Masterchef Junior Indonesia.

Tidak ketinggalan juga talkshow mengenai kuliner yang dibawakan oleh Aku Cinta Masakan Indonesia (ACMI), Omar Niode Foundation (ONF), Young Chef Club Indonesia (YCCI), Indonesia Gastronomy Academy (AGI) dan Indonesia Culinery Academy (AKI). Sejumlah acara lain seperti kompetisi memasak serta pertunjukan seni dan budaya pun ikut ambil bagian dalam menghibur pengunjung.

Pesta kuliner ini juga melibatkan beberapa pihak lain sebagai pendukung, seperti Djarum Foundation, Bango, Quantum, pemerintah daerah, pelaku bisnis kuliner, asosiasi kuliner dan berbagai komunitas kuliner. Menteri Pariwisata, Arieh Yahya, mengatakan bahwa kuliner memiliki potensi besar dengan keberlanjutan yang bisa mencapai lebih dari 10%. Selain itu kuliner merupakan bisnis yang sempurna serta bisnis pariwisata dan ekonomi kreatif yang paling menguntungkan.