Biaya Eksplorasi Timah Capai Rp 80,59 Miliar

Sampai dengan November 2014, PT Timah (Persero) Tbk (TINS) telah menghabiskan dana Rp80,59 miliar untuk biaya kegiatan eksplorasi darat maupun laut di daerah Bangka Belitung dan Kendur.

Dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (10/12), Sekretaris Perusahaan TINS Agung Nugroho mengatakan, hasil kegiatan eksplorasi sampai November 2014 di laut mendapatkan penemuan sumber daya 3.953 ton untuk inferred, 2.593 ton indicated dan 8.738 ton measured,”Sedangkan hasil kegiatan eksplorasi di darat untuk timah primer masih sama dengan hasil sebelumnya yaitu 9.294 ton untuk inferred primer, 994 ton indicated primer,”ujarnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, hal ini dikarenakan hasil pemboran November sedang dalam proses preparasi dan untuk sumber daya darat alluvial mendapatkan 661 ton. Pada akhir bulan yang sama, emiten pertambangan pelat merah tersebut juga menghabiskan dana operasional sebesar Rp77,1 miliar.

Sementara, rencana kegiatan eksplorasi pada Desember adalah melakukan interpretasi dan evaluasi hasil survey geologi, geofisika dan pemboran,”Kegiatan pemboran prospeksi dan pemboran rinci di laut direncanakan menggunakan tujuh kapal bor yang dialoakasikan di perairan Bangka, Belitung dan Kendur, sedangkan untuk pemboran darat tetap difokuskan di daerah Bangka dan Belitung,”tandasnya. (bani)

BERITA TERKAIT

TKI Diluar Negeri Sumbang Devisa US$5,8 Miliar

    NERACA   Jakarta – Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berada di luar negeri telah mendatangkan devisa untuk negara…

Hermina Serap Belanja Modal Rp 450,3 Miliar

NERACA Jakarta – Di semester pertama 2018, PT Medikaloka Hermina Tbk. (HEAL) telah menggunakan dana belanja modal senilai Rp450,3 miliar.…

Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Depok Rp93 Miliar

Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Depok Rp93 Miliar NERACA Depok - Kepala BPJS Kesehatan Cabang Depok Maya Febriyanti Purwandari mengatakan jumlah…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Model Bisnis Sangat Potensial - Digitaraya Jadi Investor Strategis Pertama Passpod

NERACA Jakarta – Keseriusan PT Yelooo Integra Datanet (Passpod) untuk segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), menarik banyak perhatian…

Lagi, BEI Suspensi Saham Mahaka Media

Lagi, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA) pada perdagngan saham Rabu (19/9).…

Obligasi Masih Ramai di Sisa Akhir Tahun

NERACA Jakarta – Meskipun dihantui sentimen kenaikan suku bunga, potensi pasar obligasi dalam negeri hingga akhir tahun masih positif. “Dengan…