Fajar Wisesa Pangkas Target Penjualan

Produsen kertas PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW) memangkas target penjualan tahun ini dari rencana awal sebesar Rp5,7 triliun menjadi Rp5,5 triliun di 2014,”Kondisi pasar lagi bergejolak, sehingga kondisinya tidak sesuai dengan ekspektasi di awal memaksa perseroan untuk menurunkan target penjualan tahun ini,”kata Corporate Secretary PT Fajar Surya Wisesa Tbk, Marco Hardy di Jakarta, Selasa (9/12).

Menurutnya, kondisi pasar yang sedang mengalami pelemahan menjadi pertimbangan perseroan. Imbasnya, pertumbuhan permintaan kertas diakuinya juga mengalami perlambatan. Sementara untuk pertumbuhan laba, perseroan belum bisa menjelaskan secara detail. Namun, pertumbuhan laba normalnya bisa mencapai 4-5%.

Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, kata Marco, cukup berdampak negatif bagi kinerja perseroan, khususnya disaat perseroan melakukan produksi. Adapun pelemahan mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), lanjut dia, perseroan mengalami rugi kurs disaat pelemahan terjadi.

Namun, kinerja itu disambut baik dengan kegiatan ekspor perseroan yang menyumbang dari hasil penjualan sebesar 10-15%. Kegiatan ekspor perseroan masih mendapatkan hasil yang baik, sehingga bisa membantu rugi kurs tersebut. Tahun depan, perseroan menargetkan penjualan sebesar Rp 6 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

OPEC Dinilai Perlu Terus Pangkas Pasokan Sampai Akhir 2019

NERACA Jakarta – Arab Saudi mengatakan pada Minggu (17/3) bahwa pekerjaan OPEC dalam menyeimbangkan kembali pasar minyak masih jauh dari…

Bukukan Penjualan Rp 106,74 Triliun - Porelahan Margin HM Sampoerna Makin Tebal

NERACA Jakarta – Di tahun 2018, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) mencatatkan penjualan bersih Rp106,74 triliun atau naik 7,72% pada…

ESDM Cari Cara Kejar Target PNBP Migas

      NERACA   Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan bahwa faktor harga…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Pembangunan Jaya Ancol Tumbuh 1,4%

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) membukukan laba tahun 2018 sebesar Rp223 miliar atau tumbuh 1,4% dibandingkan dengan periode yang…

Laba Bersih Indocement Menyusut 38,3%

NERACA Jakarta – Pasar semen dalam negeri sepanjang tahun 2018 mengalami kelebihan pasokan, kondisi ini berdampak pada performance kinerja keuangan…

Pacu Pertumbuhan Investor di Sumbar - BEI dan OJK Edukasi Pasar Modal Ke Media

NERACA Padang - Dalam rangka sosialisasi dan edukasi pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Padang bekerja sama dengan…