HPM Re-Call Jazz dan City

Honda Prospect Motor (HPM) mengumumkan, akan me-recall dan akan memperbaiki 42.000 unit Jazz dan City produksi tahun 2006-2008 di Indonesia. Recall dilakukan karena adanya masalah pada tombol power window.

Neraca. Honda Indonesia melakukan recall, ini merupakan yang kedua kalinya Honda Indonesia melakukan Recall di tahun 2011, setelah Februari lalu melakukan hal yang sama terhadap All New Jazz, City dan Freed untuk penggantian komponen Lost Motion Spring pada pelatuk katup (rocker arm) di kepala silinder.

Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual HPM, Jonfis Fandy mengatakan, kerusakan pada tombol power window disebabkan karena konsumen membersihkan interior dengan cairan yang mengandung silikon. Cairan tersebut merembes ke tombol melalui celah di sekelilingnya. Akibatnya, tombol tidak berfungsi dengan normal.

Jonfis menuturkan di Indonesia masalah kerusakan tersebut belum ditemukan.Tetapi karena ini adalah tanggung jawab produsen, kami akan memanggiil sekitar 42.000 unit dari kedua model dan mengganti tombol itu secara gratis, tutur Jonfis.

Jonfis jg menambahkan dari 42.000 unit yang di-recall, didominasi oleh Jazz 80 persen dan 20 persen (City). Perbaikan massal akan dilakukan secara serentak mulai dilaksanakan 23 September 2011 di dealer resmi Honda di seluruh Indonesia. "Kami segera mengumumkan detil recall ini melalui media massa secepatnya," ungkap Jonfis.

Honda Jazz dan City yang di-recall (dipanggil dan diperbaiki) oleh PT Honda Prospect Motor (HPM) jumlahnya mencapai mencapai 42.892 unit. Nomor produksi atau Vehicle Identification Number bisa dilihat pada tabel. Rinciannya, 35.006 unit Jazz yang diproduksi dari Maret 2006 sampai Juni 2008 dan 7.886 unit City produksi Oktober 2005 sampai April 2007.

Potensi kerusakan komponen terjadi jika unit saklar pada bagian dalam Power Window Master Switch terkena material silikon dari pembersih interior mobil, dan kemudian dioperasikan berulang kali dalam jangka waktu yang lama. Hal tersebut dapat menyebabkan partikel kontak saklar rontok dan menumpuk pada celah kecil dalam unit Power Window Master Switch. Penumpukan memungkinkan terjadinya hubungan listrik arus pendek yang bisa membuat bahan resin dari unit switch terkena panas, meleleh dan menyebabkan kerusakan pada power window.

Perbaikan mulai dilaksanakan 23 September 2011 sampai enam bulan ke depan (Maret 2012). Dijelaskan pula, recall ini merupakan program global Honda Motor Company untuk memastikan standar mutu produknya.

HPM secara proaktif akan mengganti komponen Power Window Master Switch pada semua mobil konsumen yang teridentifikasi tanpa mengenakan biaya, dan akan memberikan pemberitahuan secara langsung kepada para pemilik mobil yang teridentifikasi tersebut melalui surat yang dikirimkan oleh Dealer.

Konsumen yang mobilnya teridentifikasi disarankan melakukan konfirmasi ke bengkel resmi Honda dan melakukan booking untuk penggantian komponen. Proses penggantian komponen ini memakan waktu sekitar 20 menit. HPM akan menjalankan program ini sebagai bagian dari program global yang dijalankan oleh Honda Motor untuk memastikan standar yang paling ketat untuk seluruh produknya.

Jonfis menegaskan, “Seperti biasanya, jika Honda merasakan ada ketidaksempurnaan pada produknya, maka kami akan melakukan pemanggilan agar komponen yang bersangkutan diperbaiki atau diganti. Hal ini terus kami lakukan bahkan setelah masa garansi berakhir agar konsumen tetap merasa terlindungi selama mereka memakai produk Honda. Diharapkan para pemakai Honda akan selalu merasa aman, nyaman dan terlindungi selama mereka tetap menggunakan produk Honda.”

Namun hingga saat ini tidak ada kasus yang telah dilaporkan berhubungan dengan kerusakan komponen tersebut di Indonesia. Tidak ada laporan mengenai kecelakaan atau cedera yang pernah terjadi.

Related posts