Lagi, AKR Corporindo Jadi Distributor BBM

Sukses menjadi distributor Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dari pemerintah dengan infrastruktur yang ada, rupanya menjadi alasan bagi Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Andi N. Sommeng, untuk kembali menunjuk PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) sebagai perusahaan yang menang dalam lelang untuk distribusi BBM, selain PT Pertamina,”Untuk dua tahun kedepan, AKRA akan menjadi distributor BBM setelah memenangkan beauty contest dari tujuh perusahaan yang mengajukan," ujar Andi di Jakarta, kemarin.

Meski begitu, BPH Migas belum dapat memastikan besaran BBM bersubsidi yang akan disalurkan oleh masing-masing dua perusahaan tadi. Keputusan mengenai besaran volume BBM bersubsidi akan diumumkan Rabu (10/12) pekan depan.

Dia menjelaskan, yang pasti jatah perhitunganya akan dilihat dari banyaknya jumlah nozzle. Bukan dari jumlah SPBU.

Keberhasilan AKR memenangkan lelang pendistribusian BBM bersubsidi mengulangi hasil lelang tahun ini dimana AKR dipercaya pemerintah mendistribusikan BBM bersubsidi sebanyak 600 ribu kiloliter (kl) dan Pertamina mendapat jatah distribusi sebanyak 45,4 juta kl.

Lantaran jumlah penyaluran BBM bersubsidi oleh AKR sampai saat ini tak lebih dari 300 ribu kl, BPH kemudian menjadikan wanprestasi tersebut sebagai acuan kedepan. Kesulitan AKR dalam mendistribusikan BBM bersubsidi ke masyarakat karena pereroan baru memiliki Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) tak lebih dari 300 unit sementara Pertamina melebihi 6 ribu unit."Itu (wanprestasi) juga yang akan kami pertimbangan karena infrastruktur AKR belum banyak yang selesai," kata Andi.

BERITA TERKAIT

Lagi, BEI Suspensi Saham Mahaka Media

Lagi, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA) pada perdagngan saham Rabu (19/9).…

Polri-BPH Migas Sepakati Pengawasan Distribusi BBM

Polri-BPH Migas Sepakati Pengawasan Distribusi BBM NERACA Jakarta - Polri meneken kesepakatan bersama dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas…

Dilema Harga BBM

Ketika Menkeu Sri Mulyani Indrawati membuka opsi menaikkan harga BBM bersubsidi, serta merta Menteri ESDM Ignasius Jonan menolak. Bahkan Menko…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Transaksi Saham di NTB Tetap Tumbuh

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Mataram, Nusa Tenggara Barat, I Gusti Bagus Ngurah Putra Sandiana menyatakan, transaksi pembelian saham…

Tawarkan Harga Rp 190-230 Persaham - HK Metals Bidik Dana IPO Rp 337,33 Miliar

NERACA Jakarta -PT HK Metals Utama menawarkan harga saham perdana antara Rp 190-230 per saham. Nantinya, dana  hasil IPO akan…

Siapkan Sanksi Tegas - BEI Ingatkan Soal Aturan Free Float Saham

NERACA Jakarta - Meskipun meleset dari target, pihak PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengingatkan emiten untuk memenuhi kewajiban aturan…