Prioritas Land Gandeng Harris Hotel - Garap Hotel di Gading Serpong

NERACA

Jakarta –Belum jenuhnya bisnis hotel di dalam negeri, rupanya dimanfaatkan oleh PT Prioritas Land Indonesia (PLI), pengembang properti yang kreatif dan inovatif yang tengah agresif membangun bisnis hotel di pinggir Jakarta. Sukses menjalin kerjasama dengan Accors untuk pengelolaan hotel di Bekasi, perseroan kembali menggandeng Harris Hotel untuk mengembangkan hotel Bintang 4 di Gading Serpong.

Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin, disebutkan kerjasama perseroan dengan Harris Hotel di tandani dengan penandatangan nota kesepahaman atau momerandum of understanding (MoU). Rencananya, perseroan bakal membangun hotel di lokasi Superblok K2 Park, Serpong, Tangerang di lahan seluas 3 hektar. Hotel yang akan diberi nama Harris Gading Serpong ini akan dikelola langsung oleh Harris Hotel, salah satu brand ternama dari Tauzia Hotel Management. Hotel ini akan menghadirkan lebih dari 200 kamar dan berbagai fasilitas hotel bintang 4.

Kata Presiden Direktur PT Prioritas Land Indonesia, Marcellus Chandra, Tangerang, khususnya daerah Gading Serpong telah menjelma menjadi kota mandiri yang modern dan menjadi wilayah tujuan penting bagi para pebisnis. Perkembangan itu itu juga selaras dengan tumbuhnya berbagai tempat bisnis, perdagangan, dan perkantoran,”Kondisi ini juga menuntut agar tersedianya hotel yang berkonsep simply, unique, friendly dan berkelas yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat menginap, namun juga sebagai tempat melakukan berbagai pertemuan,”ujarnya.

Maka menjawab kebutuhan itu semua, perseroan menggandeng kerjasama Harris Hotel menjadi pilihan yang tepat. Menurut Marcell Steinmeyer, Presiden Direktur Tauzia Hotel Management, Harris Serpong adalah Harris ke-45 di Indonesia dan Harris ke-8 di Jabodetabek. Nantinya, Harris Hotel terbaru ini akan memiliki lebih dari 200 kamar dengan fasilitas ruang pertemuan yang besar, yang mengilustrasikan strategi Tauzia Hotel Management untuk mengkonsolidasikan kehadirannya di Jakarta dan seluruh koto- kota satelit di pinggiran kota yang mewakili lebih dari 25 juta penduduk.

Dia menambahkan, konsep Harris Hotel sangat cocok untuk kota-kota baru di sekitar Jakarta dengan mempromosikan gaya hidup yang muda dan fresh,”Selain semua fasilitas yang ada di setiap hotel bintang 4, Harris juga akan membawa semangat keunikan dan keramahan serta tujuannya untuk mempromosikan hidup sehat. Harris, sisi terang dari kehidupan,”ungkapnya.

Kemudian mengingat wilayah Tangerang sangat dekat dengan Jakarta, menjadikan wilayah ini sangat menjanjikan, terutama untuk hotel yang menyediakan sarana MICE (meeting, incentives, conferences, and eshibitions). Tingkat hunian hotel di Tangerang Selatan, Banten terus meningkat. Kebutuhan hotel di Tangerang masih sangat tinggi, dengan parameter tingkat hunian hotel sebesar sekitar 80-90%,“K2 Park dengan konsep hip, modern, trendy, dengan target market generasi muda yang modis dan aktif, sejalan dengan brand image Hotel Harris yang mengusung konsep segar, modern, fresh dan energetic. Style dan image Harris Hotel konsisten dengan konsep yang ingin disampaikan oleh K2 Park. Ini menjadi alasan mengapa PLI memilih brand Harris Hotel,”kata Marcell. (bani)

BERITA TERKAIT

Hotel Mandarine Bukukan Rugi Rp 26 Miliar

NERACA Jakarta – Bisnis hotel PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME) di 2018 belum membukukan kinerja yang kurang positif. Pasalnya,…

Investasi Hotel di Asia Pasifik Meningkat 15 Persen - Tahun 2019

Investasi Hotel di Asia Pasifik Meningkat 15 Persen Tahun 2019 NERACA Jakarta – Asia Pasifik adalah satu-satunya wilayah yang dinantikan…

Kejar Pertumbuhan Penjualan - Apartemen Opus Park Buka Marketing Gallery di Kelapa Gading

NERACA Jakarta – Jemput bola menjadi strategi perusahaan untuk mengejar pertumbuhan penjualan. Hal inilah yang dilakukan PT Izumi Sentul Realty…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Jasa Marga Bukukan Utung Rp 2,2 Triliun

Sepanjang tahun 2018, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mencatatkan laba bersih sebesar Rp2,2 triliun atau sama dengan periode yang sama tahun…

Produksi Minyak Sawit ANJT Tumbuh 6,6%

Hingga Februari 2019, PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) memproduksi minyak sawit mentah sebanyak 34.750 ton atau naik 6,6% dari…

Pefindo Beri Rating AAA Obligasi Indosat

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat idAAA terhadap Obligasi Berkelanjutan II Tahap III/2019 seri A PT Indosat Tbk (ISAT)…