Reksa Dana Valbury Berikan Return 5,75%

NERACA

Jakarta –Memasuki akhir 2014, peluang investasi reksa dana semakin menarik. Ada sejumlah Reksa Dana Campuran yang berkinerja lebih bagus dari rata-rata, salah satunya Reksa Dana Valbury Balanced I. Reksa Dana Valbury Balanced I menjadi salah satu reksa dana jagoan pada kuartal I-2014 tepatnya diurutan kedelapan dan pada Agustus 2014 tercatat sebagai produk reksa dana campuran yang mencatat kinerja tertinggi kedua dengan memberikan return sebesar 5,75%,”Sektor konsumsi, perkebunan, perbankan, konstruksi dan semen masih menjadi unggulan dalam portofolio aset Reksa Dana Valbury Balanced I dan dari sektor-sektor ini dipilih saham yang atau bersinggungan langsung dengan konsumsi masyarakat yang memang cenderung meningkat di akhir tahun,”kata Direktur Investasi PT Valbury

Capital Management, Andreas Yasakasih, di Jakarta, Kamis (20/11).

Menurutnya, kenaikan harga BBM sebesar Rp2.000 yang sudah disampaikan Pemerintah serta adanya kenaikan BI Rate menjadi 7,75% tentu saja mempengaruhi pola konsumsi sehingga juga akan mempengaruhi kinerja saham consumer yang ada di dalam portofolio dalam jangka pendek. Untuk mengantisipasi tersebut, Manajer Investasi mengambil kebijakan untuk mengurangi porsi efek ekuitas dan meningkatkan efek pasar uang.

Menilik Fund Factsheet per Oktober 2014 , produk ini memiliki asset saham 11,15%, pasar uang 75,45% dan instrument pendapatan tetap 13,40%. Terbukti Pencapaian kinerja yang diperoleh Reksadana Valbury Balanced I lebih unggul dibanding rata-rata produk sejenis.“Kebijakan investasi Reksa Dana Valbury Balanced I cukup flexible,yakni 5% – 79% pada pasar uang, pasar saham mupun efek pendapatan tetap. Flexibilitas ini menjadi keunggulan tersendiri Reksadana Valbury Balanced I karena kami lebih leluasa untuk mengatur komposisi portofolio sesuai dengan kondisi pasar,” jelasnya.

Sementara itu, Andreas menambahkan, mengungkapkan, produk reksa dana ini membidik pangsa ritel dengan pembelian yang terjangkau, yaitu hanya Rp250 ribu. Diharapkan produk ini dapat mencatatkan dana kelolaan sebesar Rp40 miliar pada akhir tahun ini. Sampai akhir tahun ini perseroan menargetkan total AUM sebesar Rp320 miliar.

Sebagai informasi, pada 2015 perseroan menargetkan dana kelolaan sebesar Rp120 miliar untuk reksa dana syariah dan Rp100 miliar untuk reksa dana pendapatan tetap. (bani)

BERITA TERKAIT

Jelang Tutup Tahun, JICT Tetap Komitmen Berikan Layanan Terbaik

Jelang Tutup Tahun, JICT Tetap Komitmen Berikan Layanan Terbaik NERACA Jakarta - Jelang tutup tahun, bukan berarti kegiatan semakin sepi…

Penyaluran Dana Desa Capai Rp59,2 Triliun

      NERACA   Bogor - Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Boediarso Teguh Widodo mengatakan realisasi dana desa…

PII Galang Dana Lewat Surat Utang - Bidik Dana Kelola Rp 21 Triliun

NERACA Jakarta – Merambah bisnis industri keuangan, PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Indonesia Port Corporation (IPC) membentuk anak usaha…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pasok Permintaan PLN - DWGL Kejar Produksi 8 Juta Ton Batu Bara

NERACA Jakarta – Resmi mencatatkan saham perdananya di pasar modal pada perdagangan Rabu (13/12), PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL)…

Samindo Anggarkan Capex US$ 13,8 Juta

NERACA Jakrta - Tahun depan, PT Samindo Resources Tbk (MYOH) perusahaan penyedia jasa pertambangan batu mengalokasikan capex sebesar US$ 13,8…

Permintaan Ban TBR Meningkat - GJTL Genjot Produksi Jadi 3.500 Ban Perhari

NERACA Jakarta - Mengandalkan pasar ekspor dalam menggenjot pertumbuhan penjualan, PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) terus meningkatkan kapasitas produksi dan…