Bersama UlaMM, PNM Dekat dengan Masyarakat

Pekanbaru, Riau

Selasa, 04/11/2014

NERACA

Pekanbaru – Untuk menjawab tingginya kebutuhan pelatihan sektor UMKM dan serta semakin mengenalkan PNM sebagai salah satu lembaga negara yang membangun dan membesarkan pengusaha UMKM, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM melalui cabang Pekanbaru kembali melaksanakan pelatihan regular melalui program Peningkatan Kapasitas Usaha (PKU) untuk Klaster Duri.

Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini mengambil tempat di halaman kantor Camat Mandau dan mendapatkan perhatian serta dukungan penuh dari Bupati Bengkalis H. Herliyan Saleh. Diikuti dengan antusias oleh 40 orang nasabah dari JMK proyek kerjasama PNM dengan Chevron, 160 orang nasabah UlaMM dan 100 orang warga setempat. Terdiri dari anggota kelompok usaha kelapa sawit dan usaha lainnya yang diisi dengan pemberian motivasi untuk membangkitkan semangat kewirausahaan melalui program-program yang dimiliki oleh PNM.

Pemimpin PNM Cabang Pekanbaru, Ramon Agustus mengatakan selain memberikan jasa pembiayaan, PNM juga melakukan jasa pelatihan usaha atau capacity building kepada para pelaku UMK melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU).“Menjalin dan membangun kemitraan pun telah kami lakukan. Pada tahun ini kami telah menjalin kemitraan dengan Chevron untuk mengembangankan peternak Sapi pada Suku Sakai yang telah masuk pada tahap II,” kata dia, di Pekanbaru, Riau, Senin (3/11).

“Pengusaha mikro dan kecil merupakan tulang punggung ekonomi nasional, PNM senantiasa berupaya untuk membantu mereka guna meningkatkan kapasitas usaha bisnisnya dengan melakukan pendampingan usaha. Diharapkan kedepannya UMKM terus maju sehingga masyarakat madani yang sejahtera dan mandiri akan terwujud. Program kemitraan dengan badan usaha lain juga dilaksanakan, salah satunya dengan LPEI (Lembaga Pembiayaan Ekspor Indoensia). LPEI bekerjasama dengan PNM untuk memberikan bantuan dana guna pembiayaan sektor usaha kebun kelapa sawit di Riau dan memberikan pelatihan kepada nasabah penerima dana LPEI yang diselenggarakan oleh PNM,” Jelas Ramon.

Sementara itu, Executive Vice President I PT PNM (Persero), Arief Mulyadi menjelaskan, PNM merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang didirikan oleh pemerintah dengan tujuan utama pemberdayaan usaha mikro kecil di seluruh Indonesia. Pemberdayaan yang dilakukan bukan hanya pada sisi permodalan dalam bentuk pinjaman modal usaha, tetapi juga pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan para pelaku UMK.

“Kita ketahui Pekanbaru memiliki potensi sumber daya alam yang besar, khususnya sector perkebunan melalui kelapa sawit. Ini mendorong sektor UMKM di daerah ini terus tumbuh dan berkembang. Sehingga, PNM pun hadir dan siap bersama dengan pelaku usaha UMKM mengembangkan daya saing kedepan. Sector usaha lainnya yang memiliki kesempatan luas di sekitar wilayah ini pun kami harapkan dapat menunjukkan peningkatan persaingannya,” ungkap dia.

Sebagai informasi tambahan, PNM cabang Pekanbaru dibantu oleh 17 unit kantor ULaMM yang dibagi dalam 3 klaster yaitu, Klaster Pekanbaru, Klaster Duri dan Klaster Air Molek. Total pembiayaan outstanding yang berhasil dicatatkan oleh cabang Pekanbaru hingga per Oktober 2014 mengalami peningkatan sebesar 21% pada periode yang sama tahun 2013. Tercatat hingga Oktober 2014 total pembiayaan cabang Pekanbaru mencapai Rp101,113 miliar meningkat pesat dibanding Oktober 2013 yang mencapai Rp.83,5 miliar. Jumlah nasabah pun mengalami peningkatan pula dari 4.525 nasabah pada Oktober 2013 menjadi 5.991 nasabah yang tercatat hingga Oktober 2014. [mohar]