Pabrik Baru Mandom Beroperasi Tahun Depan - Tingkatkan Pasar Ekspor

NERACA

Jakarta – Guna meningkatkan kapasitas produksi, PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) yang merupakan perusahaan kosmetik ini tengah membangun pabrik baru di kawasan industri MM2100 di Cibitung, Jawa Barat. Rencananya awal tahun depan, pabrik baru tersebut akan beroperasi.

Direktur Mandom Indonesia, Tiurma Rondang Sari mengatakan, sampai dengan Oktober 2014, pembangunan pabrik sudah mencapai 97%, “Diharapkan tahun depan, pabrik di Cibitung bisa beroperasi dan memberikan kontribusi terhadap pendapatan perseroan,”ujarnya di Jakarta, kemarin.

Investasi pembangunan pabrik tersebut menelan dana sekitar Rp 390 miliar. Sesuai rencana, pembangunan pabrik di Cibitung tersebut akan menambah kapasitas produksi sebesar 1,5 kali lebih banyak dibandingkan produksi saat ini sebesar 900 juta item.

Tahun ini perseroan menganggarkan belanja modal sebesar Rp 330 miliar untuk pembangunan pabrik dan keperluan IT. Penjualan dibidik naik minimal 10% dibandingkan penjualan tahun lalu sebesar Rp 2,03 triliun pada tahun ini.

Sementara terkait dengan utilisasi gedung lama Kantor Mandom Indonesia yang berlokasi di wilayah Sunter, Jakarta Utara, Rondang mengungkapkan bahwa nantinya kantor pusat perseroan akan berada di wilayah Cikarang atau berdekatan dengan lokasi pembangunan pabrik baru Mandom Indonesia. Sedangkan, untuk kantor lamanya ada beberapa opsi pengembangan yang akan diambil, baik itu divestasi atau rencana strategis lainnya.

Pada kuartal ketiga tahun ini, perseroan memproyeksikan penjualan tumbuh sekitar 10% atau menjadi Rp 1,71 triliun jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Disebutkan, peningkatan penjualan ekspor perseroan menjadi salah satu faktor pendorong tumbuhnya penjualan perseroan. Hingga saat ini penjualan ekspor perseroan mencapai 30% dari total penjualan.

Kata Tiurma, berkembangnya pasar di wilayah Asia membuat permintaan akan produk perseroan ikut bertambah. Lebih lanjut, peningkatan permintaan ekspor perseroan seiring dengan tumbuhnya penjualan Mandom Grup. Hal tersebut tentunya akan berdampak positif terhadap kinerja penjualan perseroan di tengah melemahnya nilai tukar rupiah.

Saat ini, perseroan sudah masuk pasar negara Filipina, Myanmar, Malaysia, Kamboja dan Thailand. Kedepan Mandom Indonesia tengah membidik negara-negara di wilayah Indo-China untuk mengembangkan sayap bisnis. Sebagai informasi, selama ini penjualan ekspor terbesar perseroan dihasilkan dari wilayah Dubai. Hal ini dikarenakan hampir 40-45% dari total penjualan ekspor dihasilkan dari Dubai. Mengacu pada laporan keuangan perseroan periode Juni 2014, penjualan ekspor menghasilkan sekitar Rp 367,28 miliar dari total penjualan.

Di samping itu, untuk memantapkan eksistensinya, pada kuartal empat tahun ini perseroan akan meluncurkan produk baru. "Kita akan rilis produk kosmetik, namun dengan fokus yang berbeda. Kita akan menggandeng mitra lokal dengan skema kerja sama royalti,”kata Tiurma Rondang Sari. (bani)

Related posts