Konsolidasi, Kresna Sekuritas Kaji Rights Issue

Guna meningkat kapitalisasi pasar dari Rp 1,5 triliun menjadi Rp 7 triliun, PT Kresna Graha Sekuritas Tbk (KREN) bakal mengkonsolidasi anak usaha menjadi satu holding. Adapun sumber pendanaan rencana konsolidasi anak usaha tersebut masih dikaji pada beberapa opsi seperti penerbitan rights issue, convertible bond maupun utang.

Kata CEO PT Kresna Graha Sekuritas, Michael Steven, untuk memasukan holding bisa akuisisi melalui rights issue atau penerbitan convertible bond atau berutang, “Kesemua opsi tersebut masih kita kaji mana yang terbaik,”ujarnya di Jakarta, kemarin.

Michael mengatakan pihaknya tengah menanti persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait rencana konsolidasi anak usaha. Adapun unit usaha yang dimiliki perusahaan saat ini adalah asuransi, IT, tambang."Kami sebenarnya mirip seperti perusahaan lain, Unilever atau Bakrie Investama misalnya yang memiliki MNC life, MNC land, jadi nanti kita juga akan punya unit usaha real estate, kami masih menilai semuanya prospektif" tambahnya.

Pihaknya juga tengah mempersiapkan standar prosedural lain terkait rencana konsolidasi seperti perubahan akte melalui perijinan Kemkumham dan surat persetujuan anggota bursa (SPAB) oleh bursa efek Indonesia."Kalo OJK sudah mengizinkan, nanti kita sampaikan di RUPS dan keterbukaan informasi di BEI, termasuk perubahan akte," tambahnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Bank Panin Tambah Porsi Saham Jadi 42,54% - Rights Issue Panin Dubai Syariah

NERACA Jakarta - Jelang rencana penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) alias rights issue, PT Bank Panin…

Gelar Rights Issue, PADI Tingkatkan MKBD

Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPBSLB), aksi korporasi PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) untuk menambah…

KREN Bakal Bawa Kresna Life Go Publik - Dukung Pengembangan Anak Usaha

NERACA Jakarta - Sukses membawa anak usahanya PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS), PT Kresna Graha Investama Tbk (KREN) tahun…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Presdir Hero Supermarket Mengundurkan Diri

Presiden Direktur Stephane Deutsch PT Hero Supermarket Tbk (HERO) mengundurkan diri. Pengumuman pengunduran diri tersebut disampaikan HERO dalam siaran persnya…

Tunas Baru Lampung Rilis Obligasi Rp 1 Triliun

Lunasi utang, PT Tunas Baru Lampung (TBLA) akan menerbitkan obligasi berkelanjutan I Tunas Baru Lampung tahap I tahun 2018 dengan…

Jakarta Garden City Raih PMSEA 2018

NERACA Jakarta -- Perumahan skala kota (township) Jakarta Garden City (JGC) seluas 370 hektar, yang dikembangkan PT Mitra Sindo Sukses,…