Lansia Memerlukan Perawatan Gleriatri

Lansia Memerlukan Perawatan Gleriatri Neraca Populasi usia lanjut di Indonesia semakin meningkat, baik jumlah absolutnya maupun proporsinya. Diperkirakan pada tahun 2025 mendatang, proporsi usia lanjut di Indonesia mencapai 13,1% atau sekitar 27 juta jiwa. Melihat hal ini mereka yang berusia lanjut, secara kuantitatif dan kualitatif, sedemikian kompleksnya yang membutuhkan perhatian khusus. Selama ini salah persepsi mengenai orang lanjut usia dengan pasien geriatri. Keduanya serupa tapi tidak sama. Orang usia lanjut dan pasien geriatri adalah mereka yang berusia di atas 60 tahun, tetapi pasien geriatri adalah usia lanjut dengan beberapa penyakit dan masalah biopsikososial. Dr. Aulia Rizka, SpPD dari RSU Bunda Jakarta mengatakan, pasien geriatri biasanya memiliki penyakit lebih dari 2. Perawatan penyakit pada pasien geriatri membutuhkan pendekatan khusus karena biasanya gejala penyakit tidak khas dan fungsi organ sudah menurun sehingga pemberian banyak obat pada pasien geriatri yang biasanya terdiri dari banyak obat, harus dilakukan dengan pengawasan. Secara umum, permasalahan pada pasien geriatri dibedakan menjadi masalah fisik (jasmani), mental (jiwa), sosial dan lingkungan serta iatrogenik (salah obat/rawat). Merawat lansia perlu pendekatan khusus, terutama lansia yang fail/rapuh. Jika pasien membutuhkan perawatan di rumah sakit, maka dilakukan oleh layanan terpadu di rumah sakit. Tim terpadu juga harus melakukan kerja sama dengan keluarga/pelaku rawat. Pengawasan yang paling penting kenapa pasien geriatri di rumah sakit perlu ditangani tim terpadu adalah mengontrol pemakaian obat yang terlalu banyak. Sedangkan pelayanan geriatri juga bisa dilanjutkan di rumah atau layanan geriatri gomecare. Tetapi perawatan lanjutnya di rumah sakit tidak menggantikan pentingnya perawatan rumah sakit karena tidak untuk semua kasus bisa dilakukan di luar rumah sakit.

Neraca

Populasi usia lanjut di Indonesia semakin meningkat, baik jumlah absolutnya maupun proporsinya. Diperkirakan pada tahun 2025 mendatang, proporsi usia lanjut di Indonesia mencapai 13,1% atau sekitar 27 juta jiwa. Melihat hal ini mereka yang berusia lanjut, secara kuantitatif dan kualitatif, sedemikian kompleksnya yang membutuhkan perhatian khusus.

Selama ini salah persepsi mengenai orang lanjut usia dengan pasien geriatri. Keduanya serupa tapi tidak sama. Orang usia lanjut dan pasien geriatri adalah mereka yang berusia di atas 60 tahun, tetapi pasien geriatri adalah usia lanjut dengan beberapa penyakit dan masalah biopsikososial.

Dr. Aulia Rizka, SpPD dari RSU Bunda Jakarta mengatakan, pasien geriatri biasanya memiliki penyakit lebih dari 2. Perawatan penyakit pada pasien geriatri membutuhkan pendekatan khusus karena biasanya gejala penyakit tidak khas dan fungsi organ sudah menurun sehingga pemberian banyak obat pada pasien geriatri yang biasanya terdiri dari banyak obat, harus dilakukan dengan pengawasan.

Secara umum, permasalahan pada pasien geriatri dibedakan menjadi masalah fisik (jasmani), mental (jiwa), sosial dan lingkungan serta iatrogenik (salah obat/rawat). Merawat lansia perlu pendekatan khusus, terutama lansia yang fail/rapuh.

Jika pasien membutuhkan perawatan di rumah sakit, maka dilakukan oleh layanan terpadu di rumah sakit. Tim terpadu juga harus melakukan kerja sama dengan keluarga/pelaku rawat. Pengawasan yang paling penting kenapa pasien geriatri di rumah sakit perlu ditangani tim terpadu adalah mengontrol pemakaian obat yang terlalu banyak.

Sedangkan pelayanan geriatri juga bisa dilanjutkan di rumah atau layanan geriatri gomecare. Tetapi perawatan lanjutnya di rumah sakit tidak menggantikan pentingnya perawatan rumah sakit karena tidak untuk semua kasus bisa dilakukan di luar rumah sakit.

BERITA TERKAIT

Menkes Ajak Para Lansia Untuk Terapkan Pola Hidup Sehat

Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek mengajak para lanjut usia (lansia) untuk menerapkan pola hidup sehat agar tetap bugar dan…

Penduduk Lansia dan Bonus Demografi Kedua

Oleh: Joko Tri Haryanto, Staf Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu *)  Oleh banyak pihak, Indonesia disebut sedang menikmati bonus demografi ketika jumlah…

Phapros Beri Pengobatan Gratis 200 Lansia - Berbagi di bulan Ramadhan

Komitmen selalu berbagi kepada sesama yang kurang mampu menjadi bagian dari kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan PT Phapros Tbk yang…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Menkes Ingatkan Apotek dan Apoteker Hanya Jual Obat dengan Resep Dokter

Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengingatkan apoteker hanya menjual obat dengan resep dokter guna mencegah penyebaran obat ilegal dan penyalahgunaan obat.…

Anak Sekolah Paling Rentan Terkena DBD

Anak-anak sekolah menjadi kelompok yang paling rentan terkena penyakit demam berdarah dengue."Anak-anak dari pagi dan siang duduk dalam ruang kelas…

Kemenkes Jadikan Kulon Progo Lokasi Demonstrasi Vaksinasi HPV

Kementerian Kesehatan menjadikan Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), melaksanakan program demonstrasi vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV), pemicu kanker…